Elisabeth Filandow
Institut Teknologi Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KORELASI ANTARA BUDAYA SUSAH ANTRE TERHADAP PENYEBARAN COVID-19 DI INDONESIA Elisabeth Filandow; Kezia Kanaya Clairine; Hasim Asyari; Fikra Asyrafi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.049 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1939

Abstract

AbstrakAntre bukan merupakan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Namun, antre sebagai suatu kebiasaan baik tampak asing penerapannya dalam kegiatan sehari-hari dan “susah antre” seperti sudah menjadi budaya di Indonesia. Penerapan kebiasaan antre dapat membawa dampak positif, terutama di masa pandemi COVID-19. Kondisi budaya antre di Indonesia selama pandemi dianalisis menggunakan metode kuantitatif melalui survei, sedangkan keterkaitan budaya antre dalam pencegahan penyebaran virus corona ditentukan melalui studi literatur. Pada kenyataannya esensi mengantre belum tercerminkan oleh masyarakat Indonesia. Padahal, penerapan budaya antre mendukung pelaksanaan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah seperti social distancing sehingga dapat membantu pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia. Untuk membentuk suatu budaya antre yang disiplin dan tertib di Indonesia, kebiasaan mengantre penting ditanamkan sejak masa kanak-kanak. Selain itu, hukuman moral seperti pemberian rasa malu kepada pihak yang tidak bersedia mengantre dapat dilakukan di lingkungan masyarakat.Kata kunci: Antre, COVID-19, Protokol Kesehatan AbstractA queue is not an uncommon event for Indonesian. However, queue as a good habit is still a foreign practice in everyday life.  "Hard to queue" seems to have become Indonesian culture. Queuing brings positive impacts, especially in the COVIDovid-19 pandemic. Queuing habits in Indonesia during the pandemic are analyzed with a quantitative method through a survey. The relation between queue culture with the prevention of coronavirus spread is determined with the literature study method. In reality, the essence of queuing has not been reflected by Indonesian. In fact, the implementation queue culture supports the implementation of health protocols set by the government, such as social distancing. Thus, it can help prevent the spread of coronavirus in Indonesia. To create a disciplined queue culture in Indonesia, the implantation of queuing habits is essential from childhood. In addition, moral punishment such as giving shame to those who are unwilling to queue can be carried out in the community.Keywords: Queue, COVID-19, Health Protocols