Wafa Aulia Izzati
Institut Teknologi Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN BUDAYA HUTAN LARANGAN ADAT RIAU SEBAGAI CONTOH SOLUSI PELESTARIAN EKOSISTEM DI INDONESIA Christian Jefferson Setiawan; Derrick Anthony; Mutiara Zukhrufiati Asyifa; Wafa Aulia Izzati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.353 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.2058

Abstract

AbstrakIndonesia adalah salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbanyak di dunia. Indonesia juga menjadi salah satu penyumbang oksigen alami terbesar di dunia. Akan tetapi, Indonesia terus kehilangan daerah-daerah hijaunya akibat ulah manusia seperti penebangan liar, kebakaran hutan, dan lainnya. Setiap tahun, Indonesia kehilangan ratusan ribu hektar kawasan hutannya akibat kepentingan pihak yang tidak bertanggung jawab. Setiap tahun, kebakaran hutan dan lahan masif selalu terjadi Indonesia, terutama di daerah Sumatra dan Kalimantan. Kebutuhan akan tindakan harus segera ditingkatkan. Disinilah salah satu peran budaya-budaya seperti budaya hutan larangan adat di Riau. Budaya hutan larangan adat di Riau selain menjaga ekosistem flora maupun fauna hutan di Riau, juga dapat menjadi harapan untuk melestarikan ekosistem alami di Riau. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan korelasi antara budaya-budaya seperti budaya hutan larangan adat terhadap ancaman masif deforestasi di Riau melalui analisis data. Dengan menciptakan analisis data, penelitian ini diharapkan mampu memberikan data faktual berdasarkan hasil observasi dan pendapat subjektif masyarakat agar nantinya dapat mengedukasi dan memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa budaya hutan larangan adat tersebut bisa menjadi alasan untuk menghormati dan memahami peran budaya-budaya asli yang ada di seluruh Indonesia. Kata kunci:  Deforestasi, Budaya, Pelestarian, Hutan Larangan Adat AbstractIndonesia is one of the countries that have the most biodiversity in the world. Thus, Indonesia is also one of the most natural oxygen contributors in the world.  However, Indonesia continuously lost its green areas because of human activity such as illegal logging, forest burning, etc. Each year, Indonesia loses about thousands of hectares of forest area because of parties’ interests that are not responsible. Each year, massive forest and field fires happen in Indonesia, especially in Sumatra and Kalimantan. The needs of action must be raised as soon as possible. This is one of the cultural roles, such as the customary prohibited forest of Riau. Customary prohibited forest of Riau besides protecting the flora and fauna ecosystem in Riau, it has also become hopes to conserve the natural ecosystem in Riau. This research’s aim is to find out the correlation of cultures like Customary prohibited forest with massive threat of deforestation in Riau by using data analytics. By making data analysis, this research is expected to give factual data consisting of observational results and subjective opinion in the society so that it can educate and give awareness to society that customary prohibited forest can be a reason to respect and understand countries' original cultures.Key word: Deforestation, Culture, preservation, Customary Prohibited Forest