Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Pemilihan Kepala Desa Terhadap Eksistensi Nilai Budaya Basanohi Pada Desa Waiboga Kecamatan Sulabessi Tengah Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara Andiyana Sadipun; Louisa M Metekohy; Remon Bakker
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.12 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2864

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana dampak pemilihan kepala desa terhadap eksistensi nilai budaya basanohi. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana realitas pelaksanaan pemilihan kepala desa sehingga berdampak pada eksistensi nilai budaya basanohi, dan faktor penghambat dan penunjang yang di wujudkan dalam pemilihan kepala desa yang berdampak pada eksistensi nilai budaya basanohi, serta bagaimana upaya dan usahan yang dilakukan tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam mempertahankan eksistensi budaya basanohi.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pemilihan kepala desa membawa dampak cukup besar terhadap budaya basanohi masyarakat desa waiboga,dan sangat merugikan masyarakat, karna  perpedaan pilihan dalam pemilihan kepala desa masi menjadi alasan hilangya persatuan,kesatuan dan kebersamaan masyarakat desa,hal ini menunjukan bahwa masyarakat  belum menyadari pentingnya budaya basanohi dalam kehidupan masyarakat desa waiboga. Selain itu upaya dan usaha yang dilakukan oleh tokoh masyarakat dan tokoh adat dalam mempertahankan eksistensi budaya basanohi terhadap masyarakat desa waiboga masi di perlukan agar pada pemilihan kepala desa kedepannya tidak ada lagi permasalahan yang muncul akibat dampak dari pemilihan kepala desa di desa waiboga.Kata Kunci: Dampak pemilihan, Kepala desa, Basanohi. AbstractThis study aims to describe how the impact of village head elections on the existence of basanohi cultural values. This study uses descriptive qualitative research which aims to find out how the reality of the implementation of the village head election has an impact on the existence of the Basanohi cultural values, and the inhibiting and supporting factors embodied in the village head election that has an impact on the existence of the Basanohi cultural values, as well as how the efforts and efforts made carried out by traditional leaders and community leaders in maintaining the existence of the Basanohi culture. Data collection techniques were carried out by observation, interview, and documentation techniques. The results of this study indicate that the implementation of the village head election has a considerable impact on the Basanohi culture of the Waiboga village community, and is very detrimental to the community, because the difference in choice in the election of village heads is still the reason for the loss of unity, unity and togetherness of the village community, this shows that the community has not realize the importance of the Basanohi culture in the life of the Waiboga village community. In addition, the efforts and efforts made by community leaders and traditional leaders in maintaining the existence of the Basanohi culture against the Waiboga masi village community in is necessary that in the future village head elections there will be no more problems that arise as a result of the impact of the village head election in the village of waiboga.Keywords: Impact of election, village head, Basanohi.
The Role of Ad Hoc Judges in Resolving Corruption Crime Issues Christa Lumamuly; Loisa Marga Metekohy; Remon Bakker
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.674

Abstract

This research is a qualitative descriptive research that aims to find out how the role of ad hoc corruption judges is in resolving corruption cases. the problem of criminal acts of corruption in class 1 A Ambon district court. This research was carried out at the District Court/Industrial Relations/Tipikor/Fisheries Ambon Class 1 A. Primary data collection was carried out through interviews with a number of informants who were considered to be directly involved. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The results of these interviews can show that ad hoc judges have carried out their duties and responsibilities properly in resolving the problem of criminal acts of corruption. At first they were dissatisfied with the performance of the career judges who handled corruption cases, but the presence of ad hoc judges helped them resolve cases properly.
Saka Mese Nusa Sebagai Perwujudan Nilai Persatuan pada Masyarakat Seram Bagian Barat Maya Sapasuru; Lisye Salamor; Remon Bakker
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i1.586

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa Pemahaman Masyarakat Seram Bagian Barat terhadap semboyan saka mese nusa sebagai perwujudan nilai persatuan. pemahaman masyarakat mengenai arti dan makna yang memiliki tujuan, harapan, cita-cita, kesamaan pandangan sebagai bagian dari tata nilai kemasyarakatan yang dipelihara sebagai wujud kehormatan negeri, walaupun terdapat keegoisme kelompok masyarakat tertentu, namun Saka Mese Nusa tetap terjaga sebagai implementasi solidaritas masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Melalui pendekatan kualitatif, data yang dikumpulkan berupa data yang berasal dari naskah wawancara,catatan lapangan, dokumen pribadi, catatan memo, dan dokumen resmi lainnya. lokasi penelitian ini adalah di Piru Kabupaten Seram Bagian Barat. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa semboyan saka mese nusa menjadi perwujudan nilai kesatuan dengan cara tetap mempertahankan nilai-nilai persatuan yang telah ada (pela dan gandong). Masyarakat secara bersama mendukung kebijakan dan kinerja pemerintah terkait nilai persatuan.