Nelfi Sarlis, SST, M.Kes
Akademi Kebidanan Sempena Negeri Pekanbaru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI PADA BAYI KURANG DARI 6 BULAN Nelfi Sarlis, SST, M.Kes
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Akademi Kebidanan SEMPENA NEGERI Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.186 KB)

Abstract

United Nations Children’s Fund (UNICEF) menyimpulkan cakupan ASI eksklusif 6 bulan di Indonesia masih jauh dari rata rata dunia yaitu 38% dan hanya 35% bayi didunia, dan 39%  bayi di negara berkembang yang mendapat ASI eksklusif. Rata rata pemberian ASI eksklusif diwilayah Asia Tenggara hanya 45%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemberian makanan pendamping ASI pada bayi kurang dari 6 bulan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan analisis korelasi. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Stratified Rondom sampling. Waktu penelitian dimulai dari September 2020 – Juni 2021. Populasi dari penelitian ini adalah 130 orang ibu yang memiliki bayi usia 6-12.  Analisa data yang peneliti gunakan adalah univariat dan bivariate dengan menggunakan uji Chisquare. Hasil bivariate menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan pemberian MP-ASI 6 bulan dengan nilai p value 0,053, tidak ada hubungan pendidikan dan paritas dengan pemberian MP-ASI 6 bulan (p value pendidikan 1,000, p value paritas 0,380, dan ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian MP-ASI 6 bulan dengan nilai p value 0,026. Di harapkan kepada Puskesmas Rawat Jalan Sidomulyo agar dapat memberikan informasi kepada setiap ibu yang memiliki bayi 6 bulan tentang kapan pemberian MP-ASI yang tepat
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI IBU BALITA KE POSYANDU Nelfi Sarlis, SST, M.Kes
Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Akademi Kebidanan SEMPENA NEGERI Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.064 KB)

Abstract

         Bidang kesehatan menjamin kehidupan yang sehat dan berkualitas untuk segala usia salah satunya bayi dan balita, salah satu faktor pendukung dan sangat diperlukan dalam pemantauan pertumbuhan bayi dan balita. Guna mendukung ketercapaian target tersebut, Indonesia membentuk unit atau pos pelayanan terpadu (posyandu) guna memperoleh pelayanan kesehatan bayi dan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Partisipasi Ibu Balita Ke Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Guntung Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah menggunakan analisis kolerasi dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Guntung. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 751 dengan sampel sebanyak 261 ibu yang memiliki balita. Teknik pengambilan sampel consevcutive sampling, instrument penelitian menggunakan kuesioner, analisi data menggunakan univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis bivariate dengan uji  chi cquare terdapat    tidak ada hubungan pekerjaan  (p-value=0,301)  terdapat hubungan dukungan suami   (P value =0,017) terdapat hubungan umur ibu (P-value=0,008) yang menyebabkan ibu tidak membawa balitanya ke posyandu. Disarankan kepada pihak tenaga kesehatan di puskesmas sungai guntung agar memberikan informasi kepada ibu balita tentang pentingnya posyandu.