Syamsul Hadi
Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH TEGANGAN DAN WAKTU ELEKTROPLATING TEMBAGA DAN NIKEL TERHADAP LAJU KOROSI PADA BAJA KARBON RENDAH Alexander Eldo Prabowo; Hari Rarindo; Syamsul Hadi; Agus Sujatmiko; Agus Hardjito
Jurnal Teknologi Vol 15 No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.662 KB)

Abstract

Pada dasarnya, baja karbon rendah memiliki kandungan karbon kurang dari 0,25% C. baja karbon rendah adalah jenis yang paling umum dengan harganya yang relatif rendah serta jenis baja yang dapat diaplikasikan pada banyak hal. Electroplating merupakan salah satu cara untuk melindungi sebuah logam untuk membatasi dari interaksi dengan lingkungan luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang terjadi akibat adanya variasi waktu dan tegangan elektroplating tembaga, nikel dan tembaga-nikel terhadap laju korosi pada baja karbon rendah. Pada penelitian ini pelapisan tembaga menggunakan variasi tegangan 6 V, 9 V, 12V dan variasi waktu 5 menit, 10 menit, 15 menit dan pada pelapisan nikel menggunakan variasi tegangan 6 V, 8 V, 10V dan variasi waktu 15 menit, 30 menit, 45 menit sedangkan pada pelapisan tembaga-nikel menggunakan variasi tegangan 6 V, 8 V, 10V dan variasi waktu 15 menit, 30 menit, 45 menit. Pada penelitian ini baja karbon rendah dengan ukuran 50 mm x 20 mm x 1 mm sebagai katoda dan larutan NaCl sebebagai elektrolit. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya pengaruh variasi waktu dan tegangan electroplating terhadap laju korosi dengan nilai paling tinggi 1,473 mm/year pada electroplating tembaga dengan tegangan 12 V selama 15 menit. Pada electroplating nikel nilai paling tinggi 1,376 mm/year dengan tegangan 10 V selama 45 menit dan pada electroplating tembaga-nikel nilai paling tinggi 1,362 mm/year dengan tegangan 10V selama 45 menit.
METODE RCM UNTUK SISTEM PERAWATAN MESIN AMPLAS MULTIPLEKS PADA PABRIK PLYWOOD Andi Prastiawan; Hari Rarindo; Eko Hendry; Syamsul Hadi; Utsman Syah Amrullah
Jurnal Teknologi Vol 15 No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.414 KB)

Abstract

Realibility Centered Maintenance (RCM) merupakan metode untuk perawatan fisik dan suatu teknik yang dipakai untuk mengembangkan perawatan pencegahan (preventive maintenance) yang terjadwal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interval waktu perawatan dan nilai keandalan komponen kritis pada mesin amplas multipleks tipe BSGQR.R13X. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Realibility Centered Maintenance (RCM) dengan melakukan langkah awal yaitu mengetahui fungsi serta kerusakan mesin kemudian membuat analisis tabel FMEA untuk menentukan komponen kritis, kemudian membuat analisis TTF Dan juga TTR untuk mengetahui nilai selang waktu dari proses terjadinya kerusakan hingga di perbaiki sampai terjadinya kerusakan kembali, kemudian membuat analisis MTTF dan MTTR untuk mengetahui waktu kerusakan, kemudian melakukan perhitungan nilai Realibility untuk mengetahui nilai keandalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk komponen kritis dari mesin Amplas Multiplek adalah pada sistem Pneumatik dengan interval perawatan 387.99 jam atau 18 hari kerja dan Nilai kehandalan/Reliability komponen kritis dari mesin Amplas Multiplek untuk sistem Pneumatik sebelum di lakukan perawatan Preventive adalah 0.85 atau sebesar 85 %. Dan nilai Reliability Dari sistem Pneumatik setelah di lakukan perawatan Preventive naik sebesar 7 % atau sebesar 92%.
KONTRIBUSI TAMBAL BAN MODEL DONGKRAK DENGAN PEMANAS GAS LPG PKM JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI MALANG Hari Rarindo; Syamsul Hadi; Hilmi Iman Fimansyah; Nanang Qosim; Nurlia Pramita Sari
Jurnal Teknologi Vol 15 No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.759 KB)

Abstract

Tambal ban model dongkrak dengan bantuan gas LPG merupakan perancangan teknologi dari PKM Jurusan Mesin Politeknik Negeri Malang diterapkan ke masyarakat bengkel tambal ban untuk menghasilkan tambal ban yang terukur diperuntukkan bagi masyarakat umum, yang membutuhkan layanan apabila terjadi kebocoran ban bagian dalam khusunya pada sepeda motor. Usaha ini relatif mudah dan tidak membutuhkan banyak modal dan peralatan mudah didapat di pasaran. Usaha ini sangat menjajikan untuk dijalankan karena jumlah kendaraan bermotor dalam hal ini sepeda motor setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan akibat pemakaian yang terus menerus ban kendaraan akan semakin aus dan mudah bocor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dalam bentuk Program Kemitraan Masyarakat untuk mengetahui performa alat tambal ban dengan menggunakan model dongkrak dengan batuan gas LPG sebagai pemanasnya. Hasil penelitian berdasarkan respon masyarakat pada umumnya cukup baik hal mini menunjukkan bahwa rancangan tambal ban model dongrak dengan bantuan gas LPG ini sesuai dengan kebutuhan di lapangan serta diketahui pula perawatan untuk menghindari terjadinya kerusakan pada komponen, yang nantinya dapat berpengaruh terhadap kualitas hasil penambalan.