Akhmad Hasan Saleh
Institut Agama Islam Negeri Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Psikosufistik sebagai Pendekatan Penanganan Covid-19 : (Studi pada Masyarakat Kabupaten Kediri, Jawa Timur) Akhmad Hasan Saleh
JOUSIP: Journal of Sufism and Psychotherapy Vol. 2 No. 1 (2022): JOUSIP: Journal of Sufism and Psychotherapy, May 2022.
Publisher : Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.298 KB) | DOI: 10.28918/jousip.v2i1.5755

Abstract

Penyebaran Covid-19 telah ditetapkan sebagai pandemi karena penyebarannya telah mencapai berbagai belahan dunia. Situasi ini menyebabkan peningkatan kecemasan maupun stres di masyarakat. Kondisi stres justru dapat berdampak negatif bagi sistem kekebalan tubuh sehingga menyebabkan seseorang lebih mudah terkena penyakit, termasuk Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penanganan Covid-19 dari aspek terapi untuk mengatasi stres dengan pendekatan agama, seperti do’a, keikhlasan, dan kepasrahan dengan energi psikologi, dimana hal ini merupakan bagian dari pendekatan psikosufistik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode wawancara kepada warga masyarakat yang tergabung dalam sebuah kelompok Dzikir Jama’i yang terdampak oleh penyebaran Covid-19. Penelitian ini menggambarkan apa adanya tentang kondisi masyarakat yang sedang melakukan terapi psikosufistik dalam penanganan Covid-19. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil survei tentang kondisi psikologis masyarakat, penyebaran Covid-19 membuat kecemasan meningkat pada masyarakat Kediri yang menyebabkan terjadi penurunan imun pada sebagian masyarakat yang disurvei. Namun, terapi psikosufistik melalui Dzikir Jama’i yang dilakukan sangat efektif dalam menangani Covid-19. Melalui terapi tersebut terjadi perubahan mindset pada masyarakat, sehingga mengurangi kecemasan yang terjadi sebelumnya. Masyarakat yang tergabung dalam jama’ah Dzikir Jama’i juga mengalami kenaikan imun yang menyebabkan penyebaran Covid-19 di kalangan mereka rendah. Melalui terapi psikosufistik, masyarakat yang terkena Covid-19 juga mengalami kesembuhan secara cepat.