Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Transplantation of Corals as a Coral Reef Conservation in Pandanan Beach, North Lombok Zakiya Veronika; Tajidan Tajidan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1556.411 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2411

Abstract

Naskah ini disusun dari hasil kegiatan MBKM
Analisis Rantai Nilai pada Agroindustri Tahu di Kota Mataram Difika Hari Setiani; Tajidan Tajidan; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/nx5y4q91

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis margin dan nilai tambah saluran pemasaran pada agroindustri tahu di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan agroindustri tahu sebagai unit analisis. Lokasi penelitian ditentukan dengan purposive sampling, dengan jumlah responden yang ditetapkan melalui quota sampling sebanyak 30 unit usaha. Responden dipilih menggunakan accidental snowball sampling. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 2 (dua) saluran pemasaran, yaitu saluran I yang melibatkan pemasok kedelai, produsen tahu, dan konsumen akhir; serta saluran II yang melibatkan pemasok kedelai, produsen tahu, pedagang pengecer, pedagang olahan makanan, dan konsumen. Margin pemasaran kedelai pada kedua saluran sama, yaitu Rp 1.100/kg. Namun, margin pemasaran tahu pada saluran II berbeda antara pedagang pengecer dan pedagang olahan makanan, masing-masing sebesar Rp 12.829/kg dan Rp 7.486/kg, sehingga harga jualnya lebih tinggi. Saluran I lebih efisien karena merupakan saluran pemasaran langsung, karena tidak ada margin pemasaran. Nilai tambah dalam pemasaran tahu bervariasi pada setiap lembaga. Produsen tahu memperoleh nilai tambah terbesar, sementara pengolahan makanan memperoleh nilai tambah paling kecil.