Penelitian ini bertujuan untuk memeroleh bukti apakah pemenuhan tanggungjawab ekonomik-sosio-ekologi merupakan determinan yang mampu memicu keberlanjutan kinerja keuangan. Pemenuhan tanggungjawab ekonomik-sosio-ekologi diproksi dengan indeks pengungkapan tanggungjawab ekonomik, tanggungjawab lingkungan, dan tanggungjawab sosial berdasarkan standar General Reporting Initiative (GRI); sedangkan keberlanjutan kinerja keuangan diproksi dengan persistensi laba. Penelitian ini mengambil sampel 69 perusahaan publik Indonesia yang termasuk dalam lima sektor industri, dengan periode observasi 10 tahun. Multiple univariate regression model diterapkan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan tanggungjawab ekonomik-sosio-ekologi memicu keberlanjutan kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian ini membuka implikasi bagi praktik bisnis. Pertama, pemenuhan tanggungjawab ekonomik-sosio-ekologi penting dilakukan perusahaan untuk memeroleh legitimiasi dan dukungan stakeholder. Kedua, pemenuhan tanggungjawab ekonomik-sosio-ekologi penting untuk diungkapkan kepada publik agar stakeholder dapat menilai risiko dan prospek perusahaan berdasarkan faktor sosial dan lingkungan.