Susiana
Universitas Sjakhyakirti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Disparitas Harga Karet (Hevea Brasiliensis) Antara Tempat Pelelangan Karet Dengan Pasar Bebas Di Desa Suka Damai Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin R.A. Emmy Kurniati; Viaya Dini Kertasari; Susiana
Majalah Ilmiah Manajemen STIE Aprin Palembang Vol 10 No 2 (2021): MAJALAH ILMIAH MANAJEMEN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Aprin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.994 KB) | DOI: 10.58437/mim.v10i2.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengidentifikasi perbedaan cara pengelolaan pemasaran karet di Desa Suka Damai 2. Menghitung besarnya pendapatan yang diperoleh petani yang menjual karet di tempat pelelangan karet (TPK) dengan menjual di pasar bebas di Desa Suka Damai. 3. Menghitung perbedaan pendapatan yang diperoleh petani antara menjual karet di tempat pelelangan karet (TPK) dengan menjual di pasar bebas di Desa Suka Damai. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Suka Damai Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin dengan pertimbangan bahwa desa tersebut merupakan salah satu daerah potensial dalam produksi karet di Kabupaten Musi Banyuasin. Pengumpulan, pengolahan, dan analisis data penelitian dilaksanakan pada bulan Febuari 2019 sampai dengan April 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah survei, metode penarikan contoh yang digunakan adalah Disproporsi Stratified Random Sampling yaitu pengambilan sampel dari populasi yang dilakukan secara acak apabila dalam populasi berstrata tersebut kurang proporsional. Berdasarkan hasil dan pembahasan maka penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Terdapat perbedaan cara pengelolaan pemasaran karet di Desa Suka Damai, yaitu ada yang menjual karet di tempat pelelangan karet (TPK) dan ada yang menjual di pasar bebas. 2. Besarnya pendapatan rata-rata yang diperoleh petani contoh di Desa Suka Damai yang menjual karet di tempat pelelangan karet (TPK) adalah Rp 1.999.626,91/ha/minggu dan Rp 874.447,50/ha/miggu untuk yang menjual di pasar bebas. 3. Rata-rata pendapatan petani contoh yang menjual karet di tempat pelelangan karet (TPK) lebih besar dibandingkan pendapatan petani contoh yang menjual karet di pasar bebas, dengan selisih pendapatan sebesar Rp 1.125.179,41 per hektar per minggu.