Farid Abdullah
FBFS, UPI Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENCUKIL SEJARAH DAN ESTETIKA UKIYO-E Farid Abdullah
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 9 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.879 KB) | DOI: 10.25105/dim.v9i1.954

Abstract

AbstractHistory and aesthetic of Ukiyo-e was a portrait of East culture, an effect of increased trade and communication between Asian and European countries during the late 19 century, caused a cultural collision; both East and West exprerienced change as a result of reciprocal influences. asian art provided European and North american artists and designers with new approaches to space, color, drawing conventions, and subject matter that were radically not similar witrh Western tradition . Ukiyo-e defines an art movement of Japan's Takogawa period ( 1603-1867) . Revitalized graphic design during the last decade of the nineteeth century. AbstrakSejarah dan estetika seni Ukioyo-e adalah kepingan dari budaya Timur, dampk dari meningkatnya perdangan dan komunikasi anatara negeri-negeri Asia dan Eropa selama abad 19 Masehi. di mana hal ini menyebabkan benturan budaya . Baik pengalaman Barat dan Timur sebagai bentuk sebab akibat yang saling mempengaruhi. Seni rupa Asia kemudian disediakan oleh seniman dan desainer dari Eropa dan Amerika dengan pendekatan baru terhadap ruang warna, penedekatan dalam menggambar dan tema gambar, di mana secara dramatis tidak memiliki kesamaan dengan tradisi Barat. Seni UKiyo-e menjelaskan tentang satu gerakan pada periode Togugawa Jepan ( 1603-1867). Seni Ukiyo-e telah berhasil menghidupkan desain grafius selama dekade terakhir dari abad ke 19