Krisnha Hutama
FSRD USAKTI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BILAH KERIS JAWA SEBAGAI IDEOFAK Krisnha Hutama
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 8 No. 2 (2011)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1732.276 KB) | DOI: 10.25105/dim.v8i2.988

Abstract

Abstract Identity, the Kris functioned as a stabbing weapon. In practice, iti is categorized as a ruket , or a close combat weapon. In its development, the Kris also has other functions . In Javannes traditional culture, Kris is not only considered as a stabbing weapon with a unique shape and beautiful pamor, but also an element of culture based on spiritual ideas. Kris as a cultural product in this study focuses the discussion on the ideofact Abstrak Fungsi keris dalam ide awalnya adalah sebagai senjata tajam yang dipakai untuk menusuk. Dalam penggunaannya, Keris Jawa tergolong jenis senjata ruket, artinya senjata untuk perkelahian jarak dekat. Pada perkembangannya selanjutnya, keris tidak semata-mata dipakai sebagai senjata, tetapi juga untuk memenuhi fungsi ide-ide lainnya. Dalam budaya tradisional Jawa, selain dianggap sebagai senjata tikam yang memiliki keunikan bentuk maupun keindahan pamor, keris juga sebagai kelengkapan budaya yang di bangun berdasarkan ide spiritual. Kajian keris sebagai produk budaya dalam tulisan ini menitikberatkan pembahasan pada sisi ideofak