Eddy Hadi Waluyo
FSRD USAKTI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LUKISAN KACA NAGASEPAHA, BULELENG -BALI Eddy Hadi Waluyo
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2006)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.697 KB) | DOI: 10.25105/dim.v3i2.1248

Abstract

AbstractGlass painting is a kind of painting that is being drawn and painted from the back side of a glass plain, and it is done in a reverse way. The painters that did not have ample formal education, prefer to use glass as their material, because of the low price, and the result is much more fascinating. Glass painting is regarded as a folk art, for it is indeed made by ordinary people who want to express their religious affirmations, feelings, hopes and their aspirations, or even their disappointment and fears. Along with its growth, glass painting has had many kinds of development. Quality wise, many of them are inclining, but some are showing to decline. Glass painting found in Bali, shows various social constructs with its dynamics and development, either individually or socially.AbstrakLukisan kaca adalah jenis lukisan yang digambari dan diwarnai dari sisi belakang bidang kaca, clan ciikerjakan dalam keadaan terbalik. Para pelukis yang pada umumnya tidak memiliki pendidikan formal yang tinggi, memilih bahan kaca karena harganya yang murah dikategorikan dalam folk art karena memang lahir dari masyarakat kebanyakan yang ingin mengungkapkan rasa religiusitasnya, perasaan-perasaannya, hara­pan dan aspirasinya, atau juga kekecewaan dan kecemasannya. Dalam perjalanannya, seni lukis kaca telah melalui berbagai perkembangan, balk yang bersifat inklinatif maupun deklinatif. Lukisan kaca Bali, Buleleng-Nagasepaha mencerminkan berbagai konstruk sosial dengan dinamika clan perkembangannya, baik secara individual maupun ke­masyarakatan.
KEBUDAYAAN, DESAIN DAN LINGKUNGAN Eddy Hadi Waluyo
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 5 No. 2 (2008)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1773.232 KB) | DOI: 10.25105/dim.v5i2.1473

Abstract

AbstractAll aspects of culture in the society serve humang beings to satisfy their basic human needs. For example art is a form to satisfy the hunger for beaty. Through art, the role of art and of design can take part in building a prosperous country by preserving the environment- both in physical and social aspectAbstrakBerbagai unsur kebudayaan yang ada dalam masyarakat manusia berfungsi untuk memuaskan suatu rangkaian hasrat naluri akan kebutuhan hidup dan makhluk manusia (basic human needs). Salah satunya adalah berkesenian yang pada dasarnya adalah upaya tmtuk memuaskan hasrat akan keindahan. Adalah upaya mengungkap peran serta pendidikan tinggi seni rupa dan desa in di Indonesia dalam mensejahterakan bangsa melalui konstribusinya terhadap pelestarian lingkungan (fisik maupun sosial)