Susiana
Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kafaah Dalam Perkawinan Sebagai Bentuk Menuju Keluarga yang Sakinah Susiana
JURNAL AZ-ZAWAJIR Vol 1 No 1 (2018): Az-zawajir Jurnal Hukum Islam
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/jaz.v1i1.8

Abstract

Kafaah ini hak yang dimiliki bagi mereka yang ingin melangsungkan pernikahan guna untuk membentuk keluarga yang diidam-idamkan yaitu sakinah, mawaddah dan warahmah. Disini peneliti mencoba menerangkan bahwa sesungguhnya kafaah ini sangatlah penting bagi mereka yang ingin melangsungkan perkawinan. Peneliti menggunakan metode library research yakni dengan memahami dan menganalisa serta mengambil literatur yang berkaitan dengan permasalahan ini. Perbedaan pendapat pun terjadi diantara para ulama atau para imam mazhab dalam mengukur tingkat kafaah itu sendiri.
Analisis Angka Perceraian di Pengadilan Agama Kelas I B Kota Dumai (Studi Kasus Perceraian Tahun 2018 - 2020) Zulfahmi; Susiana
JURNAL AZ-ZAWAJIR Vol 2 No 1 (2019): Az-zawajir Jurnal Hukum Islam
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/jaz.v2i1.112

Abstract

Banyaknya perkara perceraian yang terjadi di Kota Dumai menjadi pertanyaan/ persoalan besar sehingga perlu koreksi hukum dan pembinaan untuk mewujudkan keluarga yang agamis dan langgeng. Penelitian ini kualitatif dengan kajian lapangan (field riset), yaitu data yang di himpun atau dikumpulkan dari PA Dumai. skripsi ini menggambarkan serta menguraikan data-data yang diperoleh di lapangan, dengan metode wawancara dan dokumentasi, yang kemudian dilakukan proses editing, di seleksi dan dianalisis. Di samping itu juga didukung dengan kajian pustaka sebagai referensi untuk memperkuat apa yang telah diperoleh di lapangan. Dari permasalahan yang ada muncul beberapa jawaban yang menunjukkan bahwa yang melatar belakangi meningkatnya perceraian yang terjadi di Kota Dumai diantara nya adalah karena tidak adanya cinta dalam pernikahan atau pernikahannya karena paksaan, perselingkuhan, perzinaan, suami tidak dapat memenuhi nafkah batin (lemah syahwat), salah satu pihak sakit dan tidak sanggup merawat, KDRT, tidak adanya kejujuran dan keterbukaan dari salah satu pihak, suami meninggalkan istri dan tidak memberi nafkah, ekonomi kurang tercukupi, komunikasi jarak jauh, dan cemburu.