Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERUBAHAN TATA RUANG KOTA KERAJAAN TIDORE Syuryani Djamal
AGORA:Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 14 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.047 KB) | DOI: 10.25105/agora.v14i2.2034

Abstract

Tata ruang kota kerajaan Tidore terbentuk (dibentuk) berdasarkan sembilan Soa yaitu Soa kolano,Soa sibumabelo, Soa mafu, Soa Jawa, Soa Yaba, Soa Kalaodi, Soa Failuku, Soa Rora, dan SoaCina. Soa dalam etimologi Tidore disebut kampung/desa/kabila/marga dan Sembilan disebut Sio,karena kota kerajaan terbentuk berdasarkan sembilan Soa maka kawasan kota kerajaan Tidore(K3T) kemudian disebut dengan sebutan Soasio yang berarti sembilankampung/desa/kabila/marga. Seiring perkembangannya, elemen kota sebagai identitas kotakerajaan Tidore seperti pola permukiman masyarakat yang dibentuk berdasarkan kelompok kabila(Soa) dan pola tata masa yang memiliki pagar pembatas, gerbang di depan rumah sebagai penandakeberadaan komunitas masyarakat menjadi hilang dan tak dapat dipertahankan. Oleh karena itu,penelitian ini dilakukan untuk menemukan, memahami, dan mengetahui faktor-faktor apa sajayang mempengaruhi perubahan tata ruang kota kerajaan Tidore, bagaimana proses terjadinyaperubahan tata ruang kota kerajaan Tidore, dan elemen-elemen kota apa saja yang tetap dan yangberubah pada tata ruang kota kerajaan Tidore.Kata kunci: Tata Ruang, Kota, Kerajaan, Tidore