Nengah Widiangga Gautama
Manajemen Logistik, Politeknik Transportasi Darat Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) kepada Pengemudi dan Pemilik Angkutan Barang di Terminal Barang Dishub Kota Denpasar Nengah Widiangga Gautama; Putu Ayu Govika Krisna Dewi; Putu Diva Ariesthana Sadri; Ocky Soelistyo Pribadi; Bambang Istiyanto; Ahmad Soimun; Dynes Rizky Navianti; Ni Luh Darmayanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Semangat Nyata Untuk Mengabdi (JKPM Senyum) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Semangat Nyata untuk Mengabdi (JKPM Senyum)
Publisher : Politeknik Trasportasi darat Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.067 KB) | DOI: 10.52920/jkpmsenyum.v2i1.55

Abstract

Dewasa ini angkutan barang melalui jalur darat masih sangat mendominasi logistik di Indonesia atau mencapai 90 persen dari total moda transportasi. Sementara keberadaan kendaraan dengan muatan dan dimensi berlebih atau sering dikenal dengan istilah over dimension over loading (ODOL) menjadi salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh penyelenggara jasa angkutan umum. Dengan melibatkan dosen dan taruna, Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali melakukan kegiatan pengabdian masyarakat tentang sosialisasi Zero ODOL kepada pemilik dan pengemudi angkutan barang. Dengan adanya sosialisasi PKM ini, tujuan yang diharapkan adalah menumbuhkan kesadaran pengemudi dan pemilik angkutan barang untuk mematuhi standar angkut muatan/barang sehingga tidak menimbulkan pelanggaran ODOL. Selain itu, kegiatan sosialisasi adalah untuk mendukung program pemerintah terkait zero ODOL pada tahun 2023. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode mediasi dan pendidikan masyarakat dengan penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan dampak negatif pelanggaran ODOL.
Analisis Penentuan Lokasi Terminal Angkutan Barang di Provinsi Nusa Tenggara Barat Dengan Menggunakan Metode AHP dan QGIS Muhammad Syahrul Fachreza; Ahmad Soimun; Nengah Widiangga Gautama
Jurnal Transportasi Multimoda Vol 23 No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/mtm.v23i1.2435

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki posisi strategis sebagai koridor utama angkutan barang antar pulau, tetapi ketersediaan terminal angkutan barang yang representatif masih terbatas. Kondisi ini menyebabkan kendaraan barang sering melakukan aktivitas bongkar muat di bahu jalan, yang berdampak pada meningkatnya tingkat kemacetan serta menurunnya keselamatan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi optimal terminal angkutan barang di NTB dengan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Quantum Geographic Information System (QGIS). Kriteria penentuan lokasi meliputi kinerja jaringan jalan (rasio V/C), aksesibilitas spasial berdasarkan analisis isokron, serta aspek ekonomi lahan. Analisis dilakukan terhadap tiga alternatif lokasi, yaitu Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, dan Kabupaten Sumbawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Lombok Barat merupakan lokasi optimal dengan nilai prioritas 40%, diikuti Kota Mataram (34%) dan Sumbawa (26%). Aksesibilitas ditetapkan sebagai kriteria paling dominan (bobot 53%). Pengembangan terminal pada lokasi terpilih diperkirakan mampu mengurangi kemacetan hingga 25-30% dan meningkatkan keselamatan lalu lintas sebesar 35% di kawasan Pelabuhan Lembar.