Abstrak Dengan meningkatnya harapan hidup penduduk Indonesia, dapat diperkirakaninsiden penyakit degeneratif meningkat. Berdasarkan penelitian kesehatan dasar, hipertensi adalah yang palingpenyakit degeneratif pada lansia dengan prevalensi 57,6% pada usia 65-74 tahun dan 63,8% berusia75Tahun. Hipertensi menyebabkan orang tua mengalami kelelahan atau kelemahan. Tujuan penelitian ini adalah untukmenggambarkan perawatan keperawatan hipertensi pada orang tua dengan fokus pada studi intoleransi aktivitas. Inidesain penelitian menggunakan pendekatan penelitian deskriptif. Subyek yang digunakan adalah 2 pasien yang memiliki inklusikriteria; individu dengan hipertensi berusia 60-90 tahun dan bersedia menjadi subjek studi kasus,kriteria pengecualian; individu tidak bersedia menjadi subjek penelitian dan memiliki penanganan khususPenyakit. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan keperawatanDokumentasi. Hasilnya diperoleh melalui perawatan keperawatan pada kedua pasien, di mana kedua pasienhipertensi dengan diagnosis intoleransi aktivitas dengan tingkat kemandirian aktivitas yang berbeda. Jadidiberikan tindakan keperawatan terapi aktivitas fisik sesuai dengan toleransi pasien. Kesimpulan darihasil penelitian adalah bahwa penting untuk memilih dan menyediakan tahapan kebutuhan kegiatan, pendidikan danmemperhatikan keselamatan orang tua. Saran yang disampaikan, rumah sakit harus mencegah kecelakaan dipasien lanjut usia. Bagi perawat, pendidikan harus meningkatkan pemenuhan kebutuhan kegiatan pasien danKeluarga.