Nur Indah Noviyanti
Akbid Pelamonia Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Ketuban Pecah Dini pada Ibu Hamil di RSKDIA Pertiwi Makassar Nur Indah Noviyanti
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.006 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.32

Abstract

Berdasarkan data di RSKDIA Pertiwi Makassar tahun 2015, tercatat kejadian ketuban pecah dini sebanyak 28 orang dari 245 ibu hamil. Tahun 2016 sebanyak 31 kasus dari 151 ibu hamil, Data terakhir dari bulan Januari sampai April 2017 tercatat kejadian KPD sebanyak 22 orang dari 61 ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur ibu, paritas dan kehamilan ganda dengan ketuban pecah dini pada ibu hamil di RSKDIA Pertiwi Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung di RSKDIA Pertiwi Makassar dari januari sampai April 2017 sebanyak 61 orang dan sampel pada penelitian ini sebanyak 61 orang dengan menggunakan tehnik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk umur kehamilan diperoleh nilai P = 0.29 > α =0.05 artinya tidak ada hubungan umur kehamilan terhadap kejadian ketuban pecah dini di RSKDIA Pertiwi Makassar, untuk variabel paritas di peroleh nilai P = 0.595 > α =0.05 artinya tidak ada hubungan paritas terhadap kejadian ketuban pecah dini di RSKDIA Pertiwi Makassar, untuk variabel kehamilan ganda di peroleh nilai P = 0.26 < α =0.05 artinya ada hubungan kehamilan ganda terhadap kejadian ketuban pecah dini di RSKDIA Pertiwi Makassar, Kesimpulan dari ketiga variabel umur, paritas dan kehamilan ganda hanya kehamilan ganda yang memiliki hubungan dengan terjadinya ketuban pecah dini di RSKDIA Pertiwi Makassar sehingga diharapkan kepada ibu yang memiliki kehamilan ganda agar lebih intensif memeriksakan kehamilannya demi mencegah secara dini terjadinya ketuban pecah dini.
Hubungan Antara Diabetes Melitus Dan Panggul Sempit Terhadap Kejadian CPD Di RSIA Sitti Khadijah I Makassar Tahun 2018 Nur Indah Noviyanti
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.454 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v2i1.66

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara diabetes melitus dan panggul sempit terhadap kejadian CPD di RSIA Sitti Khadijah I Makassar 2018.Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan antara diabetes melitus dan panggul sempitterhadap kejadian CPD di RSIA Sitti Khadijah I Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 793 orang dan jumlah sampel 89 orang dengan menggunakan teknik Random Sampling. Dari hasil uji statistik dengan uji Chi-Square (pearson chi-square) diperoleh untuk variabel diabetes melitus nilai P = 0,000 > = 0,05 artinya ada hubungan antara diabetes melitus dengan kejadian CPD. Untuk variabel panggul sempit ibu nilai P = 0,028 > = 0,05 artinya ada hubungan antara panggul sempit ibu dengan kejadian CPD. Kesimpulan dari dua variabel yaitu diabetes melitus dan panggul sempit ibu mempunyai hubungan dengan kejadian CPD di RSIA Sitti Khadijah I Makassar 2018.