Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan KB Suntik 3 Bulan di Puskesmas Panambungan Makassar Hadriani Irwan
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.629 KB)

Abstract

Data yang diperoleh dari Puskesmas Panambungan Makassar pada tahun 2016 jumlah kunjungan ibu yang Ber-KB yaitu 102 orang. Sedangkan tahun 2017 ibu bersalin bulan Januari-Maret 2017 sebanyak 126 orang. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan, dukungan suami ibu mengenai penggunaan KB suntik 3 bulan di Puskesmas Panambungan Makassar. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan melakukan pendekatan cross sectional study untuk mengetahui hubungan pendidikan ibu, pengetahuan, dan dukungan suami dengan jumlah populasi 126 orang dan jumlah sampel 95 orang dengan menggunakan teknik Random Sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square (pearson chi-square) diperoleh untuk variabel pendidikan ibu nilai P=0,330 < α= 0,05. Diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara penpengetahuan ibu dengan penggunaan KB suntik 3 bualan di Puskesmas Panambungan Makassar. Untuk variabel pengetahuan nilai P=0,209,< α=0,05. Diperoleh bahwa tidak ada hubungan dengan pengetahuan ibu di Puskesmas Panambungan Makassar. Untuk variabel dukungan suami P=0,000 < α= 0,05. Diperoleh bahwa ada hubungan dengan dukungan suami ibu di puskesmas Panambungan Makassar. Kesimpulan bahwa pendidikan, pengetahuan, tidak ada berhubungan, sedangkan dukungan suami ada hubungan dengan penggunaan KB suntik 3 bulan. Oleh karena itu bagii tenaga kesehatan baik tenaga medis maupun paramedis untuk selalu meningkatkan pelayanan kesehatan utamanya pada ibu yang ingin menggunakan alat kontrasepsi.
Hubungan Umur Dan Paritas Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di RSKDIA Siti Fatimah Makassar Tahun 2018 Hadriani Irwan; Basuki Rahmat
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.583 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v2i1.64

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Rekam Medik RSKDIA Siti Fatimah Makassar pada tahun pada tahun 2016 terdapat 27 ibu hamil (2,15%) yang mengalami anemia dari 1.254 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya. Pada 2017 terdapat 34 ibu hamil (2,70%) yang mengalami anemia dari 1.256 ibu hamil yang memeiksakan kehamilannya. Periode Januari sampai Juni 2018 terdapat 13 ibu hamil (3,28%) yang mengalami anemia dari 396 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur dan paritas dengan kejadian anemia pada kehamilan di RSKDIA Siti Fatimah Makassar tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan umur dan paritas dengan kejadian anemia pada kehamilan di RSKDIA Siti Fatimah Makassar dengan jumlah populasi sebanyak 396 orang dan Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu hamil yang datang berkunjung di RSKDIA Siti Fatimah Makassar, priode Januari sampai dengan Juni tahun 2018 sebanyak 396 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai ρ (0,000) < ɑ (0,05), maka bisa diambil kesimpulan bahwa pada penelitian hubungan antara umur ibu dengan kejadian anemia menolak H0 dan menerima Ha, jadi kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara umur ibu terhadap kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah Makassar.Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square (pearson chi-square) diperoleh untuk variabel paritas ibu nilai ρ (0,000) < ɑ (0,05), artinya hubungan antara paritas ibu dengan kejadian plasenta previa menolak H0 dan menerima Ha, jadi kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara paritas ibu terhadap kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah Makasaar.Kesimpulan dari dua variabel yaitu umur dan paritas, keduanya berhubungan dengan kejadian anemia pada kehamilan di RSKDIA Siti Fatimah Makassar 2018.