Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Implant di Puskesmas Jongaya Makassar Tahun 2017 Eggy Widya Larasati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.417 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i2.49

Abstract

Berdasarkan data pelaporan dan pencacatan Puskesmas Jongaya Makassar tahun 2015 jumlah akseptor KB 1.436 dan yang menggunakan implant 327, pada tahun 2016 jumlah akseptor KB 1.527 dan yang menggunakan implant 336, dan pada bulan Januari s.d Mei jumlah akseptor KB 113. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi implant di Puskesmas Jongaya Makassar. Penelitian ini menggunakan Metode kuantitatif, dengan populasi semua pengguna alat kontrasepsi di Puskesmas Jongaya Makassar 113 akseptor KB dan sampel sebanyak 35 yang menggunakan alat kontrasepsi implant. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik Total Sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji chi-square (pearson chi-square) diperoleh untuk variable Umur ibu dan pengetahuan nilai p= 0,00 < nilai α = 0,05. Di peroleh bahwa ada hubungan antara umur dengan penggunaan alat kontrasepsi implant di Puskesmas Jongaya Makassar. Untuk variable paritas nilai p= 0,10 > nilai α= 0,05. Tidak ada hubungan antara paritas dengan penggunaan alat kontrasepsi implant. Untuk variable budaya nilai p= 0,26 > nilai α 0,05. Tidak ada hubungan antara budaya dengan penggunaan alat kontrasepsi implant di Puskesmas Jongaya Makassar. Kesimpulan adalah bahwa ada hubungan antara umur dengan pengetahuan ibu dan tidak ada hubungan antara paritas dan budaya penggunaan alat kontrasepsi implant. Diharapkan ibu dapat meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan alat kontrasepsi implant dengan mengikuti penyuluhan dari tenaga kesehatan, mencari informasi melalui media massa dan elektronik.
Hubungan antara Kekurangan Energi Kronis (KEK) terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di RSKDIA Siti Fatimah Makassar 2018 Eggy Widya Larasati
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.808 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v2i2.79

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Kekurangan Energi Kronis (KEK) terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di RSKDIA Siti Fatimah Makassar 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui hubungan antara Kekurangan Energi Kronik (KEK) terhadap kejadian anemia dengan jumlah populasi sebanyak 396 orang dan jumlah sampel 199 orang dengan menggunakan teknik Random Sampling. Hasil penelitian diketahui dari 199 responden terdapat responden yang KEK sebanyak 37dimana, terdapat 6 (3,0 %) ibu hamil yang anemia dan 31 (15,6 %) ibu hamil yang tidak anemia, dan dari 162 responden yang tidak KEK terdapat 4 (2,0%) ibu hamil yang anemia dan 158 (79,4 %) ibu hamil yang tidak anemia. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai P = 0,003 < α = 0.050 maka hipotesis penelitian Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan antara KEK dengan kejadian anemia. Kesimpulan dari variabel yang di teliti yaitu KEK, ada hubungan bermakna antara KEK dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RSKDIA Siti Fatimah Makassar tahun 2018. Diharapkan kepada ibu hamil untuk mengkomsumsi makanan bergizi, seperti daging, ikan, telur, tempe, sayuran yang berwarna hijau, dan susu.