Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Peramalan Penjualan Baju di Distro the Black Dark Dili Berbasis Web X. Do Rego, Manuel Eduardo; Sentana, I Wayan Budi; Yuniastari Sarja, Ni Luh Ayu Kartika
JOSINFO : Jurnal Online Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : JOSINFO : Jurnal Online Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Black Dark Dili adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang penjualan baju. Kegiatan penjualan terdiri dari transaksi penjualan dan pemesanan baju. Sistem penjualan barang dan jasa yang digunakan pada Distro The Black Dark Dili tersebut masih sangat sederhana, dalam melakukan pencatatan  transaksi penjualan. Hal tersebut tidak efisien dan efektif karena akan menghabiskan banyak waktu dan resiko terjadi kesalahan relatif  lebih besar di bagian penjualan.Melihat permasalahan yang telah diuraikan diatas maka, dibuatlah suatu sistem peramalan penjualan barang dengan tujuan supaya kegiatan transaksi penjualan akan lebih efektif dan efisien baik dalam hal waktu,maupun dalam hal mengurangi resiko kesalahan dan juga dapat memudahkan penyajian laporan sehingga dapat memudahkan pimpinan untuk mengambil keputusan, Pada pembuatan aplikasi tersebut, konsep perencanaan dan perancangannya melalui pengumpulan data, (DFD) Data Flow Diagram, (ERD) Entity Relationship Diagram, dimana sistem yang dibuat mengunakan bahasa pemrograman php dan dengan data base berbasis MySql. Sebagai panduan dasar dalam menbuat sistem Peramalan penjualan Kata Kunci  : Sistem Peramalan penjualan, Laporan  berbasis web 
Rancang Bangun Sistem Peramalan Penjualan Baju di Distro the Black Dark Dili Berbasis Web X. Do Rego, Manuel Eduardo; Sentana, I Wayan Budi; Yuniastari Sarja, Ni Luh Ayu Kartika
JOSINFO : Jurnal Online Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : JOSINFO : Jurnal Online Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Black Dark Dili adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang penjualan baju. Kegiatan penjualan terdiri dari transaksi penjualan dan pemesanan baju. Sistem penjualan barang dan jasa yang digunakan pada Distro The Black Dark Dili tersebut masih sangat sederhana, dalam melakukan pencatatan  transaksi penjualan. Hal tersebut tidak efisien dan efektif karena akan menghabiskan banyak waktu dan resiko terjadi kesalahan relatif  lebih besar di bagian penjualan.Melihat permasalahan yang telah diuraikan diatas maka, dibuatlah suatu sistem peramalan penjualan barang dengan tujuan supaya kegiatan transaksi penjualan akan lebih efektif dan efisien baik dalam hal waktu,maupun dalam hal mengurangi resiko kesalahan dan juga dapat memudahkan penyajian laporan sehingga dapat memudahkan pimpinan untuk mengambil keputusan, Pada pembuatan aplikasi tersebut, konsep perencanaan dan perancangannya melalui pengumpulan data, (DFD) Data Flow Diagram, (ERD) Entity Relationship Diagram, dimana sistem yang dibuat mengunakan bahasa pemrograman php dan dengan data base berbasis MySql. Sebagai panduan dasar dalam menbuat sistem Peramalan penjualan Kata Kunci  : Sistem Peramalan penjualan, Laporan  berbasis web 
Penerapan Sistem Informasi untuk Optimalisasi Pengelolaan UMKM dalam Meningkatkan Potensi Lokal Desa Sibetan Sudiartha, I Ketut Gede; Asri, Sri Andriati; Ambara, Made Pradnyana; Sentana, I Wayan Budi
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 7 No. 1 (2024): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v7i1.795

Abstract

Potensi ekonomi lokal yang signifikan melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berfokus pada produk-produk berbasis kearifan lokal dimiliki Desa Sibetan.  Berbagai jenis UMKM yang bergerak di sektor agroindustri khususnya produk berbasis salak, kerajinan tangan, serta pariwisata. Sebelumnya pendataan dan pengelolaan informasi di  desa Sibetan kepada masyarakat maupun pelaku UMKM masih bersifat konvensional, dimana informasi kepada anggota dilakukan secara konvensional dan juga pengelola UMKM harus dikontak secara konvensional jika ada permintaan informasi dari unit terkait mengenai keberadaan dan perkembangan produk UMKM. Begitu pula dalam pemasaran produk maupun layanan wisata yang disediakan di Desa Sibetan.Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sibetan, diharapkan peningkatan potensi  desa Sibetan dalam pengelolaan informasi UMKM menjadi lebih baik, serta dapat mendukung pengembangan potensi dan kemajuan desa. Pengabdian kepada masyarakat juga sudah memberikan pelatihan penggunaan sistem kepada pelaku UMKM. Dari hasil kuesioner terhadap pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan baik dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi responden menyatakan 52% sangat puas dan 48%  responden menyatakan puas terhadap sistem informasi pengelolaan UMKM yang sudah dikembangkan. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat dilihat adanya peningkatan Animo Warga dalam keikutsertaan meningkatkan potensi Desa, adanya penataan pembinaan UMKM, peningkatan pemasaran produk maupun sarana wisata yang dikembangkan.
Query Rewriting with Thesaurus-Based for Handling Semantic Heterogeneity in Database Integration Nugroho, I Made Riyan Adi; Sentana, I Wayan Budi
Knowledge Engineering and Data Science
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nowadays, studies on handling semantic heterogeneity still become a challenge for researcher. Several methods have been used to solve these problems, one of which is query rewriting, implemented by rewriting a query into the latest one by using the selected schema. Semantic query rewriting needs a framework in order to identify the connection through the data schema sources. This line is used as a basis for scheme selection. Also, ontology is a model which often be used in these specific cases. The lack of ontology becomes a significant problem that usually seen. Therefore, this paper will describe an alternative framework in order to identify the link of semantic, which assisted by thesaurus.
Social Media Mining with Fuzzy Text Matching: A Knowledge Extraction on Tourism After COVID-19 Pandemic Manuaba, Ida Bagus Putra; Sentana, I Wayan Budi; Astawa, I Nyoman Gede Arya; Suasnawa, I Wayan; Pradnyana, I Putu Bagus Arya
Knowledge Engineering and Data Science
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social media mining is an emerging technique for analyzing data to extract valuable knowledge related to various domains. However, traditional text matching techniques, such as exact matching, are not always suitable for social media data, which can contain spelling mistakes, abbreviations, and variations in the use of words. Fuzzy matching is a text matching technique that can handle such variations and identify similarities between two texts, even if there are differences in spelling or phrasing. The gap in existing research is the limited use of fuzzy matching in social media mining for tourism recovery analysis. By applying fuzzy matching to social media data related to COVID-19 and tourism recovery, this research seeks to bridge this gap and extract valuable insights related to the impact of the pandemic on tourism recovery. We manually retrieved 19,462 Twitter records and differentiated the data sources using four diver parameters to indicate data related to the impact of COVID-19 on the tourism industry, such as the economy, restrictions, government policies, and vaccination. We conducted text mining analysis on the collected 7,352 words and identified 25 highly recommended words that indicated COVID-19 recovery from a tourism perspective. We separated the four words representing the tourism perspective to perform fuzzy matching as a dataset. We then used the inbound dataset on the fuzzy matching process, with the 7,352-word data collected from the text mining process. The matching process resulted in 18 words representing COVID-19 recovery from a tourism perspective.