This Author published in this journals
All Journal Al-Dhikra
Badrut Tamam
Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NABI MUHAMMAD PRA DAN PASCA KENABIAN: PROSES PEMBENTUKAN PRIBADI LUHUR DAN KARAKTER AGUNG SANG RASUL Badrut Tamam
al Dhikra | Jurnal Studi Qur'an dan Hadis Vol. 2 No. 1 (2020): al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadits
Publisher : Ushuluddin Faculty, PTIQ Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.204 KB) | DOI: 10.57217/aldhikra.v2i1.775

Abstract

Artikel ini mengkaji kehidupan Rasulullah pada masa pra kenabian dan pasca kenabian. Rasulullah sebagai manusia paling sempurna memiliki sifat dan karakter yang sempurna dalam setiap lini kehidupan. Dalam rumah tangga, Rasulullah menjadi suami dan ayah paling sempurna. Dalam kepemimpinan, Rasulullah merupakan pemimpin paling sempurna dan paling sukses sepanjang sejarah. Dengan menggunakan kajian pustaka serta metode analisis sejarah, artikel ini menguatkan temuan Hart bahwa Rasulullah dalam segala lini kehidupannya memiliki pengaruh yang besar. Juga mendukung pendapat Huda bahwa Rasulullah selain sebagai utusan Tuhan, tetapi dalam sikap pribadinya sangat menjunjung tenggang rasa. Dari hasil bacaan yang tertuang dalam artikel ini dapat diketahui bahwa seluruh perjalanan hidup rasulullah dari kecil hingga umur matang, 40 tahun seluruhnya menunjang untuk membentuk sifat dan karakter yang sempurna. Dalam makalah ini kehidupan Rasulullah terbagi menjadi dua fase; fase dari masa kanak-kanak hingga sebelum diangkat menjadi nabi. Fase kedua merupakan fase setelah diangkat menjadi nabi. Pada fase pertama merupakan fase proses pembentukan sifat dan karakter. Fase kedua merupakan fase matang di mana Rasulullah memulai dakwah sejak di Makkah hingga Madinah. Dari kajian ini dapat disimpulkan bahwa seseorang akan mendapatkan kematangan berfikir dan kedewasaan setelah berumur empat puluh tahun. dan hal ini juga dapat didapatkan jika sebelum umur tersebut mendapatkan banyak terpaan dan pelajaran hidup. Meski Allah sangat kuasa atas segala-galanya, tetapi Allah selalu memiliki sunnah-sunnah dalam makhluknya.