Curah hujan dengan intensitas yang tinggi dan lamanya waktu terjadi hujan menjadi faktor utama bencana banjir terjadi. Selain itu juga disebabkan oleh perubahan tata guna lahan, pemanfaatan bantaran sungai untuk industri dan pemukiman, rusaknya sistem DAS, serta menurunnya daya dukung DAS terhadap hujan. Kota Poso setiap tahun mengalami banjir akibat meluapnya Sungai Poso. Banjir akibat meluapnya Sungai Poso disebabkan karena tingginya intensitas curah hujan yang terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat intensitas dan ketinggian curah hujan yang terjadi di kota Poso dalam periode 2, 5, 10, 25 dan 50 tahun dengan menggunakan metode distribusi Log Normal dan Gumbel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas curah hujan pada periode ulang 2 tahun masuk kategori hujan dengan intensitas “Sangat Lebat” ( > 20 mm/jam ) dan berlangsung pada jam ke 1 – 16. Pada jam ke 17 – 24 masuk dalam kategori “Lebat” ( 10 – 20 mm/jam). Pada periode ulang 5 tahun, hujan yang terjadi pada jam 1 – 22 masuk kategori hujan dengan intensitas “Sangat Lebat”. Pada jam ke 23 – 24 masuk kategori hujan “Lebat”. Pada periode ulang 10, 25, 50 dan 100 tahun, mulai dan jam 1 sampai dengan jam ke 24, hujan yang terjadi masuk dalam kategori hujan dengan intensitas “Sangat Lebat”. Fokus dari penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi distribusi yang tepat untuk perencanaan bangunan air dan mitigasi atau penaggulangan banjir di wilayah Kota Poso.