Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA DAN GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Arvini Yorianda; Zulmuqim Zulmuqim; Rehani Rehani
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2020): Murabby Vol. 3 No. 2 September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v3i2.1739

Abstract

Tujuan penelitian ini  adalah untuk memperoleh data sehingga diketahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar siswa, gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar, dan pola asuh orang tua dan gaya belajar siswa secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 5 Padang sebanyak 792 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu Proportional Startified Random Sampling, sehingga diperoleh sampel 89 orang siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dan studi dokumentasi. Pengolahan data dengan cara uji persyaratan analisis dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 5 Padang. Berdasarkan perhitungan statistik didapatkan hasil thitung=4,290>ttabel=1,663  dengan ρ=0,000<α=0,05 dan persentase pengaruh 17,5%. (2) Terdapat pengaruh  positif dan signifikan antara gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 5 Padang. Berdasarkan perhitungan statistik didapatkan hasil thitung=3,589>ttabel=1,663 dengan ρ=0,001<α=0,05 dan persentase pengaruh 12,9%. (3) Terdapat pengaruh  positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 5 Padang. Berdasarkan perhitungan statistik didapatkan hasil Fhitung=11,645> Ftabel =3,10 dengan ρ=0,000<α=0,05 dan persentase pengaruh 21,3%. Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Gaya Belajar Siswa, Prestasi Belajar
Pendidikan Kewirausahaan dalam Pandangan Islam: Entrepreneurship Education in the View of Islam Tiffani Tiffani; Syafruddin Syafruddin; Rehani Rehani; Nurhasnah Nurhasnah; Mardianto Mardianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i1.4677

Abstract

Kewirausahaan dalam agama islam tidak hanya sebagai profesi namun alasan utama yang mendorong seseorang untuk belajar berwirausaha adalah kewajiban menunaikan ibadah, muamalah dan amalan lainnya. Pendidikan kewirausahaan memiliki peranan penting dalam meningkatkan motivasi, pengetahuan dan meningkatkan jumlah wirausaha terutama di Indonesia. Penulisan ini menggunakan metode studi pustaka dengan cara penulis menelusuri literatur yang ada di pustaka, buku-buku, kitab-kitab, jurnal, koran, majalah, artikel, dan lain-lain. Hasil penulisan ini menemukan pendidikan kewirausahaan sangat penting di imlementasikan dalam lembaga pendidikan , baik formal, dan non formal. Saat jenjang di SLTA maupun di bangku Universitas untuk meningkatkan jumlah wirausaha di Indonesia, berbagai program pendidikan berbasis wirausaha sudah dilakukan di berbagai universitas dengan pendekatan kurikulum sesuai dengan instansi masing-masing. Pendidikan kewirausahaan atau menuntut ilmu kewirausahaan hukumnya wajib bagi seorang pengusaha, karena akan terhindar dari praktek kecurangan dan kesalahn-kesalahan menurut hukum Islam dalam praktek berwirausaha sehingga menjadi wirausaha yang sukses tidak hanya didunia juga selamat di akhirat. Islam sudah menuntun praktek berwirausaha serta sudah mencontohkannya dengan perilaku nabi muhammad dan para sahabat-sahabatnya.