saminanto s, saminanto
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN RPP MATEMATIKA SCIENTIFIC s, saminanto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang menggunakan sistem tematik dan mengarahkan pola pikir peserta didik berdasarkan logika. Proses pembelajaran dirancang sedemikian rupa untuk mencapai standar kompetensi, kompetensi dasar serta indikator yang telah ditetapkan. Dibutuhkan pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dapat mencapai tujuan tersebut sehingga sesuai dengan target pencapaian kurikulum 2013. Pengembangan ini menghasilkan sebuah rancangan pembelajaran yang disebut RPP scientific. 
MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN VIDEO COMPACT DISK UNTUK MENCAPAI KOMPETENSI DASAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MTs s, saminanto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Sains and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.445

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang diajarkan dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah. Selain mempunyai sifat yang abstrak, pemahaman konsep matematika yang baik sangatlah penting karena untuk me- mahami konsep yang baru diperlukan prasarat pemaha- man konsep sebelumnya. Dalam proses belajar mengajar guru mempunyai tugas untuk memilih model pembelaja- ran berikut media yang tepat sesuai dengan materi yang disampaikan demi tercapainya tujuan pembelajaran. Sam- pai saat ini masih banyak ditemui kesulitan siswa untuk mempelajari konsep geometri, antara lain tentang persegi panjang dan persegi pada siswa kelas VII semester 2. Aki- batnya terjadi kesulitan siswa untuk memahami konsep geometri selanjutnya karena konsep prasarat belum dipa- hami. Model pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Video Compact Disk sangat dimungkinkan bisa menin- gkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan hasil belajar siswa. Model  pembelajaran  ini  dapat  dijadikan  alternatif  pada pembelajaran matematika karena sesuai dengan karak- teristik matematika dan tuntutan Kurikulum 2006. Peneli- tian tindakan kelas/penelitian perbaikan pembelajaran ini mengambil obyek Kota Semarang, dan mengambil sampel di MTsN 1 Kota Semarang. Data yang diperoleh diolah se- cara deskriptif.Pelaksanaan penelitian dibagi dalam dua siklus, yang tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pen- gamatan dan refleksi. Hasil pengamatan dan refleksi akan dijadikan bahan rujukan untuk pelaksanaan siklus berikut- nya. Sehingga proses dan hasil pelaksanaan siklus berikut- nya diharapkan akan lebih baik dari siklus sebelumnya. Dari tiap siklus akan diukur proses keaktifan dan proses bermain peran, dan keberhasilan siswa dalam pembela- jaran dengan model pembelajaran creative problem solving dengan media video compact disk.Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran creative problem solving dengan media video compact disk dapat me- ningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan hasil bela- jar siswa di MTs.
MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN VIDEO COMPACT DISK UNTUK MENCAPAI KOMPETENSI DASAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MTs s, saminanto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.445

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang diajarkan dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah. Selain mempunyai sifat yang abstrak, pemahaman konsep matematika yang baik sangatlah penting karena untuk me- mahami konsep yang baru diperlukan prasarat pemaha- man konsep sebelumnya. Dalam proses belajar mengajar guru mempunyai tugas untuk memilih model pembelaja- ran berikut media yang tepat sesuai dengan materi yang disampaikan demi tercapainya tujuan pembelajaran. Sam- pai saat ini masih banyak ditemui kesulitan siswa untuk mempelajari konsep geometri, antara lain tentang persegi panjang dan persegi pada siswa kelas VII semester 2. Aki- batnya terjadi kesulitan siswa untuk memahami konsep geometri selanjutnya karena konsep prasarat belum dipa- hami. Model pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Video Compact Disk sangat dimungkinkan bisa menin- gkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan hasil belajar siswa. Model  pembelajaran  ini  dapat  dijadikan  alternatif  pada pembelajaran matematika karena sesuai dengan karak- teristik matematika dan tuntutan Kurikulum 2006. Peneli- tian tindakan kelas/penelitian perbaikan pembelajaran ini mengambil obyek Kota Semarang, dan mengambil sampel di MTsN 1 Kota Semarang. Data yang diperoleh diolah se- cara deskriptif.Pelaksanaan penelitian dibagi dalam dua siklus, yang tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pen- gamatan dan refleksi. Hasil pengamatan dan refleksi akan dijadikan bahan rujukan untuk pelaksanaan siklus berikut- nya. Sehingga proses dan hasil pelaksanaan siklus berikut- nya diharapkan akan lebih baik dari siklus sebelumnya. Dari tiap siklus akan diukur proses keaktifan dan proses bermain peran, dan keberhasilan siswa dalam pembela- jaran dengan model pembelajaran creative problem solving dengan media video compact disk.Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran creative problem solving dengan media video compact disk dapat me- ningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan hasil bela- jar siswa di MTs.
MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN VIDEO COMPACT DISK UNTUK MENCAPAI KOMPETENSI DASAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MTs s, saminanto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.445

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang diajarkan dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah. Selain mempunyai sifat yang abstrak, pemahaman konsep matematika yang baik sangatlah penting karena untuk me- mahami konsep yang baru diperlukan prasarat pemaha- man konsep sebelumnya. Dalam proses belajar mengajar guru mempunyai tugas untuk memilih model pembelaja- ran berikut media yang tepat sesuai dengan materi yang disampaikan demi tercapainya tujuan pembelajaran. Sam- pai saat ini masih banyak ditemui kesulitan siswa untuk mempelajari konsep geometri, antara lain tentang persegi panjang dan persegi pada siswa kelas VII semester 2. Aki- batnya terjadi kesulitan siswa untuk memahami konsep geometri selanjutnya karena konsep prasarat belum dipa- hami. Model pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Video Compact Disk sangat dimungkinkan bisa menin- gkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan hasil belajar siswa. Model  pembelajaran  ini  dapat  dijadikan  alternatif  pada pembelajaran matematika karena sesuai dengan karak- teristik matematika dan tuntutan Kurikulum 2006. Peneli- tian tindakan kelas/penelitian perbaikan pembelajaran ini mengambil obyek Kota Semarang, dan mengambil sampel di MTsN 1 Kota Semarang. Data yang diperoleh diolah se- cara deskriptif.Pelaksanaan penelitian dibagi dalam dua siklus, yang tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pen- gamatan dan refleksi. Hasil pengamatan dan refleksi akan dijadikan bahan rujukan untuk pelaksanaan siklus berikut- nya. Sehingga proses dan hasil pelaksanaan siklus berikut- nya diharapkan akan lebih baik dari siklus sebelumnya. Dari tiap siklus akan diukur proses keaktifan dan proses bermain peran, dan keberhasilan siswa dalam pembela- jaran dengan model pembelajaran creative problem solving dengan media video compact disk.Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran creative problem solving dengan media video compact disk dapat me- ningkatkan pemahaman konsep, keaktifan, dan hasil bela- jar siswa di MTs.