Dwi Agustina
Poltekkes Jakarta 3

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MINI BAND EXERCISE DAN SINGLE LEG EXERCISE EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN STABILITAS LUTUT PADA KARATEKA DI DOJO KTOKUSHINKAI CABANG KLAPANUNGGAL Hiliyah Putri Zahraa; Dwi Agustina; Yusuf Nasirudin
JURNAL PROFESIONAL FISIOTERAPI Vol. 5 No. 2 (2026): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/fisioterapi.v5i2.12152

Abstract

Latar Belakang: Karate merupakan olahraga yang membutuhkan stabilitas ekstremitas bawah, khususnyasendi lutut, dalam melakukan berbagai teknik seperti kuda-kuda, tendangan, dan perubahan arah. Stabilitaslutut dipengaruhi oleh kekuatan otot, keseimbangan, dan proprioseps i. Latihan yang dapat digunakan untukmeningkatkan stabilitas lutut antara lain mini band exercise dan single leg exercise. Tujuan: Penelitian inibertujuan untuk mengetahui perbandingan pengaruh mini band exercise dan single leg exercise terhadappeningkatan stabilitas lutut pada karateka di Dojo Kyokushinkai Cabang Klapanunggal. Metode: Sampelberjumlah 30 karateka yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi daneksklusi. Responden dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berjumlah 15 orang diberikanintervensi Mini Band Exercise dan kelompok kedua berjumlah 15 orang diberikan intervensi Single LegExercise. Intervensi diberikan selama 4 minggu. Pengukuran stabilitas lutut menggunakan Single Leg HopTest dan dikalkulasi menggunakan Limb Simmetry Index (LSI). Analisis data menggunakan analisis univariatdan analisis bivariat menggunakan Paired Sample T-test, dan Independent T-test. Hasil: Hasil uji hipotesismenunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok mini band exercise (p=0,000) dan single legexercise (p=0,000). Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p=0,265).Simpulan: Mini band exercise dan single leg exercise sama-sama efektif meningkatkan stabilitas lutut, tanpaperbedaan efektivitas yang signifikan. Saran: Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalampemilihan program latihan untuk meningkatkan stabilitas lutut pada karateka serta dapat digunakan sebagaiupaya pencegahan risiko cedera lutut pada karateka