Aulia Yasmin Syah
Universitas Djuanda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PERENCANAAN KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN AKSESIBILITAS NELAYAN PALABUHANRATU PADA PERBANKAN SYARIAH: FINANCIAL PLANNING MODEL IN IMPROVING THE ACCESSIBILITY OF PALABUHANRATU FISHERS IN SHARIA BANKING Tuti Kurnia; Wildan Munawar; Maya Apriyana; Muhammad Romi Apriliansyah; Aldi Wijaya; Risma Risdiani; Aulia Yasmin Syah; Syidiq Syaifussalam
NISBAH: Jurnal Perbanka Syariah Vol. 7 No. 2 (2021): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v7i2.5275

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun model perencanaan keuangan bagi nelayan agar meningkatkan aksesibilitas nelayan terhadap lembaga keuangan syariah khususnya perbankan syariah, sehingga nelayan tidak lagi terjerat dalam lingkaran rentenir. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengembilan sampel dengan melakukan interview mendalam terhadap 16 nelayan di Palabuhanratu. Hasil penelitian menunjukan bahwa model yang dapat diimplementasikan adalah model PERKENEL yaitu model perencanaan pengelolaan keuangan bagi nelayan yang disusun dalam rangka meningkatkan aksesibilitas nelayan dalam meningkatkan aksesibilitas nelayan terhadap lembaga keuangan dalam hal ini adalah lembaga keuangan syariah. Model ini melibat beberapa lembaga dan organisasi dan dapat diterapkan pada nelayan yang memiliki kelompok bukan nelayan individu. Fokus dari model ini adalah peningkatan peran ketua kelompok nelayan dan penyediaan produk perbankan syariah khusus bagi nelayan yang menggabungkan antara tabungan nelayan dan pembiayaan bagi nelayan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digital Marketing Sebagai Media Promosi Era Pandemi Covid-19 di UMKM Kelurahan Muarasari Aulia Yasmin Syah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v2i3.5468

Abstract

Covid-19 telah memaksa kita untuk meminimalisir kegiatan outdoor. Akibatnya, saat ini lebih banyak orang yang melakukan berbagai aktivitas secara online mulai dari kegiatan belajar, bekerja, berbelanja, dan lain- lain. Sebagai pemilik bisnis, kita harus bisa memanfaatkan kondisi tersebut. Permasalahan dalam pemasaran produk selama masa pandemi ini menjadi inspirasi bagi tim pengabdian untuk memperkenalkan para pelaku UMKM tentang pemanfaatan digital marketing dengan memberikan pelatihan mengenai penggunakan teknologi informasi dan komunikasi dan memberikan pendampingan dalam pemanfaatan digital marketing dengan menggunakan media sosial (sistem digital marketing). Adanya pemahaman pelaku UMKM tentang manfaat digital marketing bagi usaha mereka, diharapkan akan memotivasi untuk memanfaatkan media sosial secara langsung dalam pemasaran produk-produknya. Pengabdian ini menggunakan metode observasi, sosialisasi dan pelatihan, sehingga dibutuhkan metode pelaksanaan yang baik agar tujuan dan target tercapai dengan tepat sasaran. Kegitan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan peserta dalam memanfaatkan media online sebagai sarana pemasaran produk, sehingga memberikan peluang untuk memper luas pasar produk yang dapat berimbas pada peningkatan omset usaha. Penggunaan internet memang dirasa membantu UMKM ini untuk menjalankan usaha, terutama di masa pandemi. Namun menurut survei yang dilakukan Katadata, Indeks Kesiapan Digital ini menunjukkan bahwa generasi yang semakin tua memiliki indeks kesiapan digital yang lebih rendah dibandingkan dengan generasi yang lebih muda. UMKM seringkali mengalami kendala dalam menjalankan usaha menggunakan teknologi digital. Salah satu masalah utama bagi UMKM adalah konsumen yang belum mampu menggunakan internet, serta kurangnya pengetahuan untuk menjalankan usaha secara online.Pengabdian pada masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan digital m arketing sebagai sarana pemasaran produk sangat perlu karena perkembangan era teknologi yang menuntut para pelaku usaha untuk bersaing secara global dengan sistem digital marketing.