Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PERUNDUNGAN FISIK PADA ANAK Sarah Nabila; Amelia Vinayastri
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i2.12910

Abstract

Penelitian ini dikembangkan berdasarkan marak nya kasus perundungan fisik yang terjadi pada anak. Penelitian ini juga meiliki tujuan sebagai suatu pengembangan instrumen yang menghasilkan validitas dan reliablitas yang baik terkait perundungan fisik pada anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R & D) dengan model pengembangan dari modifikasi pengembangan Borg & Gall. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik insidental sampling. Sampel responden pada penelitian ini berjumlah 200 orang responden orang tua dan 150 orang responden guru kelompok B. Penelitian ini melalui uji validitas oleh 5 orang pakar terhadap 4 dimensi perundungan fisik. Hasil penelitian pada validitas uji coba lapangan diperoleh presentase dari orang tua dan guru sebesar 95 % dengan keterangan  sangat valid. Serta hasil reliabilitas uji coba lapangan  dengan  alpha cronbach sebesar 0.863 dengan keterangan reliabilitas tinggi. Jadi instrumen perundungan fisik dapat dikatakan  kredibel dan digunakan sebagai pengukuran perilaku  perundungan fisik pada anak.
Analisis Keterampilan Sosial Anak Usia 4-6 Tahun di Pemukiman Kumuh Sedang Fitria Millati Dewi; Amelia Vinayastri
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.14233

Abstract

Keterampilan sosial merupakan suatu tindakan dan sikap yang muncul pada seseorang saat berinteraksi dengan orang lain, baik secara verbal ataupun non verbal. Lima aspek keterampilan sosial yang dikembangkan pada anak usia dini, yaitu: kerjasama, ketegasan, kemampuan bertanggung jawab, empati, pengendalian diri. Penelitian dilaksanakan di wilayah kelurahan Pondok Kopi Jakarta Timur yang berdasarkan Badan Pusat Statistik DKI Jakarta 2017 termasuk kedalam pemukiman kumuh sedang. Subjek penelitian ialah orang tua yang mempunyai anak berusia 4-6 tahun sejumlah 60 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan analisis data menggunkan statistik deskriptif. Hasil ditemukan sejumlah 43% anak usia 4-6 tahun belum memiliki keterampilan sosial yang baik dan 57% anak usia 4-6 tahun sudah memiliki keterampilan sosial yang baik.
WORKSHOP PEMBELAJARAN INOVATIF PADA SATUAN PAUD DI WILAYAH JAKARTA TIMUR Handayani, Oktarina; Amelia Vinayastri
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i1.676

Abstract

Pada masa Pandemi Covid 19 mengubah proses pembelajaran yaitu dari pembelajaran tatap muka menjadi dalam jaringan (Daring), selain itu seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi membawa pada tuntutan perkembangan kompetensi baik pendidik maupun peserta didik. Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan jenjang pendidikan yang bertujuan memberikan pondasi bagi perkembangan anak dimasa mendatang oleh karena itu pada masa ini disebut dengan golden age. Pembelajaran PAUD pada masa sekarang ini harus mengimplementasikan pembelajaran yang mampu menstimulasi kegiatan berpikir tingkat tinggi pada anak (HOTS), melalui pembelajaran HOTS akan distimulasi aspke creative and critical thinking, problem solving dan transfer knowledge pada anak melalui kegiatan main yang didesain oleh gurunya. Oleh karena itu pendidik PAUD juga dituntut untuk mampu mendesain pembelajaran yang HOTS melalui perangkat pembelajaran. Selain itu media pembelajaran yang digunakan oleh pendidik harus mampu memfasilitasi peserta didik dalam mengenal perkembangan IPTEK yaitu melalui media pembelajaran TPACK (Technological Pedagogic Content Knowledge). Terlebih pada pembelajaran di masa Pandemi pendidik PAUD dituntut untuk mampu menciptakan desain dan inovasi pembelajaran dalam memfasilitasi pembelajaran Daring pada peserta didik. Oleh karena itu tim pengabdi berupaya mengatasi permasalahan mitra dengan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui empat solusi kegiatan; (1) Sosialisasi Perangkat Pembelajaran HOTS dan media pembelajaran TPACK, (2) Penyusunan Perangkat Pembelajaran HOTS dengan menggunakan media pembelajaran TPACK, (3) Pelatihan pembuatan Media Pembelajaran TPACK guna menstilumasi HOTS pada Peserta Didik.