Maria Fitriah
Universitas Djuanda Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA PENDAPAT MASYARAKAT TENTANG PANDEMIK COVID19 DAN SISTEM PERAWATAN PASIEN YANG TERPAPAR COVID19 abu bakar iskandar; Zahid Mubarok; Maria Fitriah; Afmi Aprilliani
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v13i2.6156

Abstract

Covid19 in 2020 caused 21,406 exposures, 16,690, 287 deaths. Due to Covid 19, many patients did not receive treatment at facilities, so they were treated independently. There are still many complaints about medical services. Medicines are too late, do not even get them. Covid19 is detrimental to social, economic, and educational life. The influence on food and beverage entrepreneurs is up to 27%, and medium entrepreneurs are 0.07%. Teaching and learning activities are carried out using the internet—the Command Center to deal with Covid-19. The Central leadership of Muhammadiyah carried out activities to raise funds to relieve the victims of COVID-19 through Aisyiyah to cope with Covid-19 Rp.78, 690,771,596. Branch Aisyiyah carried out social activities distributing food packages to employees, students, and residents. The study's objectives were to identify the number of health facilities, record the types of medical staff, analyze drug and food aid, describe self-isolation, analyze public opinion, and provide an understanding of the social solidarity model. This research uses a qualitative descriptive design. The population is the community, and the sample is 120 people. The data used are primary and supporting. The data collection methods are dialogue, observation, documentation, and reference studies—qualitative information with content analysis and a Likert scale. The study results showed that 119 patients were treated at the Puskesmas and one at the hospital. Drug assistance for patients who have been treated in Vaccines 1 and 2. Patients treated at home were 95 people for 14 days and 13 for 15 days. Patient opinion shows 7 respondents stated very well, and 87 were quite good. The solidarity formed is of the type of organic solidarity, which is formed in modern society with a high complexity of the division of labor and important values ​​for members.
Ekspresi Identitas Diri Mahasiswa pada Era Gaya Hidup Digital dalam Spotify Muhammad Ijlal Alamin; Maria Fitriah; Koesworo Setiawan
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1507

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa mengakses, mengonsumsi, dan memaknai musik dalam kehidupan sehari-hari. Spotify sebagai platform streaming musik digital tidak hanya digunakan sebagai media hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup digital yang memungkinkan pengguna menampilkan preferensi, karakter, dan identitas dirinya di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekspresi identitas diri mahasiswa pada era gaya hidup digital dalam spotify sebagai media ekspresi identitas diri mahasiswa dalam era gaya hidup digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan paradigma konstruktivisme. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif yang menggunakan Spotify secara rutin dalam aktivitas sehari-hari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Spotify memiliki peran penting dalam proses ekspresi identitas diri mahasiswa. Musik yang didengarkan mencerminkan suasana hati, pengalaman hidup, preferensi, serta karakter pribadi pengguna. Playlist menjadi salah satu bentuk ekspresi identitas diri yang paling dominan karena digunakan sebagai ruang personal untuk mendokumentasikan pengalaman, emosi, dan aktivitas yang dijalani. Selain itu, aktivitas berbagi lagu, playlist, dan Spotify Wrapped melalui media sosial menunjukkan bahwa Spotify juga memiliki fungsi sosial yang memungkinkan mahasiswa membangun komunikasi dan hubungan dengan lingkungan sosialnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Spotify tidak lagi dipahami hanya sebagai platform streaming musik, tetapi telah berkembang menjadi media digital yang memiliki fungsi simbolik dalam pembentukan dan representasi identitas diri mahasiswa. Penelitian ini memperkuat pandangan bahwa media digital berperan dalam membentuk cara individu menampilkan identitas dan berinteraksi dalam kehidupan sosial pada era gaya hidup digital.