Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAKSANAAN MUSRENBANG DAERAH DALAM PROSES PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN PARTISIPATIF Murni Rahayu Purwaningsih
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Vol 6 No 1 (2022): Vol. 6 No. 1, November 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32630/sukowati.v6i1.346

Abstract

A decentralized government system tends to prioritize a bottom-up and participatory approach. Musrenbang is a forum to embody community participation in regional and national development. In its implementation, community participation tends to be a formality and only a requirement in the planning and budgeting process. This paper aims to identify participatory planning and budgeting in implementing regional musrenbang and provide recommendations based on literature and previous studies for more effective and participatory musrenbang. This paper uses a descriptive qualitative method with secondary data sources. This paper analyzes a case study of the implementation of the Musrenbang RKPD that was conducted in three regions with different levels and referred to the eight stages of Conyers' participation. The results show that, in general, community participation in the regional musrenbang was included in stage 5 of Conyers' participation (placation); namely, the power holder allowed the community to provide input, but the decision-making process remained in the hands of the power holder. Participation is defined as attendance and how the government can respond to the public. The role of planners needs to be strengthened by enabling planners to mediate and negotiate with the power to find win-win solutions from stakeholders.
Pengaruh Industri dan PLTU, serta PDRB Hijau sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan di Provinsi Banten Murni Rahayu Purwaningsih
Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Vol 24 No 02 (2023): PLPB: Jurnal Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, Volume 24 Nom
Publisher : Program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/plpb.v24i02.28396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keberadaan industri dan PLTU terhadap lingkungan di Provinsi Banten. Dengan analisis menggunakan metode DPSIR, diketahui impact dari emisi yang dihasilkan dari pembakaran batubara sebagai bahan baku PLTU serta dari industri adalah gangguan sistem pernafasan sebagai efek paling ringan, serta risiko kematian dini sebagai efek paling berat. Response yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Banten lebih banyak dari sisi hilir, seperti evaluasi, pembinaan, pengawasan serta penurunan beban pencemaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi upaya dari sisi hulu, yaitu perencanaan dan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan ekonomi dan pencapaian target nasional saja, tetapi sektor lingkungan dan sosial juga dapat diinternalisasi. Salah satu upaya yang dapat dipertimbangkan adalah perhitungan PDRB hijau. Hasil perhitungan PDRB hijau di Provinsi Banten tahun 2018 sebesar Rp 396,6 T atau 91,4% dari nilai PDRB konvensional. Dengan hasil perhitungan PDRB hijau diharapkan dapat memberikan pemahaman pentingnya internalisasi lingkungan dalam pembangunan