Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KELAS IBU HAMIL DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN Yuli Bahriah; Arhayu Bastiani; Fitria Rahmawati; Nurul Wulandari; Nurul Husnul Khotimah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9811

Abstract

Penyuluhan Kelas ibu hamil merupakan suatu kegiatan belajar kelompok bagi ibu hamil dalam bentuk tatap muka yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai kehamilan. Posyandu Al Hijrah merupakan salah satu Puskesmas Palembang yang mempunyai kelas ibu hamil. Dalam masa kehamilan, ibu harus memiliki pengetahuan tentang apa saja tanda-tanda bahaya pada masa kehamilan. Tingginya kematian ibu salah satunya terjadi pada masa kehamilan. Masa kehamilan merupakan masa yang sangat penting, karena pada masa ini merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan janin selama sembilan bulan (Suririnah, 2010). Namun, tidak semua kehamilan akan menunjukkan tanda-tanda yang normal, ibu hamil dapat mengalami beberapa masalah serius tentang kehamilannya. Terdapat beberapa tanda bahaya kehamilan seperti perdarahan, nyeri perut yang berlebihan, mual muntah berlebihan dan sakit kepala yang hebat (Jannah, 2012). Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan sample ibu hamil sebanya 25 .Untuk menyampaikan pesan atau materi penyuluhan menggunakan Bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami sehingga tidak terlalu sulit untuk dipahami oleh sasaran atau objek penyuluhan.Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu Perlunya mengaktifkan kembali kelas ibu hamil karena dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dan juga memberikan informasi serta memotivasi ibu hamil agar aktif dalam kegiatan kelas ibu hamil. Bagi ibu agar berpartisipasi dalam kegiatan kelas ibu hamil karena melalui kegiatan kelas ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu tentang tanda-tanda bahaya kehamilan.Berdasarkan hasil penelitian ini maka perlu dilakukan kegiatan penyuluhan tentang kesehatan terutama pada ibu hamil yaitu tanda-tanda bahaya pada masa kehamilan.
PELAYANAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DIWILAYAH KERJA PMB LISMARINI TAHUN 2023 Yuli Bahriah; Juliana Widyastuti; Eva Santiya; Elvira Rosa; Jeni Perliya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19647

Abstract

Metode Kontrasepsi Janngka Panjang (MKJP) adalah metode kontrasepsi yang masa kerjanya lama dan memiliki efektifitas tinggi terhadap pencegahan kehamilan. Menurut BKKBN Kota Palembang tahun 2020 pengguna MKJP didapatkan IUD 25.465 (10,8%), Implan 38.876 (16,5%), Metode Operatif Wanita MOW 16.541 (7%), Metode Operatif Pria MOP 1.083 (0,46%). faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) adalah karakteristik wanita (umur, pendidikan dan paritas), pengetahuan dan sikap, pendapatan keluarga, dukungan suami, peran tenaga kesehatan serta kepuasan. Tujuan dari MKJP adalah untuk mencegah terjadinya kehamilan dalam jangka waktu yang lama. Jenis penyuluhan ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penyuluhan dilakukan di PMB Lismarini Alang-Alang Lebar tanggal 03 Oktober 2023. Menggunakan sampel sebanyak 25 responden pasangan usia subur. Untuk menyampaikan materi dan dilakukannya pemasangan langsung MKJP dalam pengabdian ini menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan pemasangan MKJP itu sendiri dilakukan oleh dokter dan bidan terlatih, sehingga pengabdian ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.