Saiful Akhyar Lubis
Fakultas Psikologi Universitas Medan Area

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial Dan Lokus Kendali Dengan Kesejahteraan Psikologis Pada Santri Wati di Pesantren Darul Arafah Raya Siti Aisyah; Hasanuddin Hasanuddin; Saiful Akhyar Lubis
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.21226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial (social support) dan lokus kendali (locus of control) dengan kesejahteraan psikologis (psychological well-being) pada santriwati di pesantren darul arafah raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini berjumlah 82 Dyah (santriwati) Pesantren Darul Arafah Raya (PDAR) dengan menggunakan teknik total sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan tiga skala, yani : skala kesejahteraan psikologis (psychological well-being), skala dukungan sosial (social support) dan skala lokus kendali (locus of control). Analisis data menggunakan Regresi Berganda, dengan hasil penelitian menujukkan bahwa : (1) Ada hubungan positif yang sifnifikan antara dukungan sosial (social support) dengan kesejahteraan psikologis (psychological well-being) dengan koefisien rx1y = 0,627 dengan p = 0,000 dengan konstribusi sebesar 39,3% terhadap kesejahteraan psikologis (psychological well-being. (2) Ada hubungan positif yang sifnifikan antara lokus kendali (locus of control) dengan kesejahteraan psikologis (psychological well-being) dengan koefisien rx2y = 0,519 dengan p = 0,000 dengan konstribusi sebesar 27 % terhadap kesejahteraan psikologis (psychological well-being. (3) Ada hubungan positif yang sifnifikan antara dukungan sosial (social support) dan lokus kendali (locus of control) dengan kesejahteraan psikologis (psychological well-being) dengan koefisien rx1x2y = 0,718 dengan p = 51,6% dengan konstribusi sebesar 51,6% terhadap kesejahteraan psikologis (psychological well-being) sisanya dari faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian. Dari hasil peneitian ini, maka hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima.