Okmes Fadriyanti
Fakultas Kedokteran Gigi - Universitas Baiturrahmah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS EKSTRAK ASPERGILLUS SP. DALAM DENTURE ADHESIVE TERHADAP KEKUATAN TRANSVERSA RESIN AKRILIK DENGAN VIRULENSI Candida albicans Okmes Fadriyanti
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Vol 9, No 2 (2022): Vol 9 No 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v9i2.1234

Abstract

Kombinasi denture adhesive dengan obat- obatan herbal dapat menjadi alternatif sebagai antijamur dan tanaman memiliki efek samping relatif lebih sedikit. Salah satunya ekstrak jamur endofit Aspergillus sp. mengandung senyawa kimia yang dapat menghambat pembentukan biofilm Candida albicans. Tujuan penelitian menganalisis efektivitas ekstrak jamur endofit Aspergillus sp. dalam bahan denture adhesive terhadap kekuatan transversa resin akrilik berkaitan dengan virulensi C. albicans. Metode penelitian melakukan identifikasi senyawa kimia ekstrak Aspergillus sp. uji toksisitas pada sel fibroblas. Formulasi denture adhesive ditambahkan ekstrak Aspergillus sp. dengan konsentrasi 3,125%, 6,25%, 12% dan 25%. Sampel penelitian menggunakan resin akrilik polimerasasi panas. Sampel dibagi dalam enam kelompok, masing-masing kelompok disuspensikan C. albicans selama 24, 48 dan 72 jam dan mengukur kekuatan transversa menggunakan UTM. Analisis. toksisitas sel fibroblas, kekuatan transversa (terhadap konsentrasi dan waktu inkubasi) menggunakan Two Way Anova. Identifikasi spektrum GC-MS ditemukan 6 komponen utama dengan luas puncak lebih dari 4% dapat memberikan efek sebagai antijamur. Pada uji toksisitas, terlihat tidak ada perbedaan (p>0,05) pada semua kelompok perlakuan terhadap sel fibroblas dengan konsentrasi. Sel fibroblas terlihat lebih stabil pada konsentrasi 3,125%. Uji kekuatan transversa resin akrilik dengan ekstrak jamur Aspergillus sp. tinggi pada konsentrasi 12,5 % yaitu 372,5 kgf dibandingkan dengan kelompok kontrol. Tapi tidak ada perbedaan kekuatan transversa resin akrilik terhadap konsentrasi dan waktu inkubasi. Kesimpulan: Ekstrak jamur Aspergillus sp. dalam bahan denture adhesive dapat menjaga sifat biokompatibel dan kekuatan transversa resin akrilik lebih baik dibandingkan dengan antijamur sintetis.