Agus Prihanto
Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis dalam Mengelola Keuangan Berdasarkan Perspektif 2 Korintus 9:10 bagi Kesejahteraan Keluarga Kristen Agus Prihanto
Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika Vol 5, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34081/fidei.v5i2.223

Abstract

Salah satu penyebab mengapa banyak orang mengalami masalah keuangan adalah karena kesalahan dalam hal mengelola keuangan. Kesalahan dalam mengelola keuangan, dapat mempengaruhi kesejahteraan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis cara mengelola keuangan, dengan berdasarkan teks Alkitab dalam 2 Korintus 9:10 sebagai pokok bahasan dalam pengelolaan keuangan bagi kesejahteraan keluarga Kristen. Metode Penelitian dalam penulisan artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan melakukan pendekatan secara deskriptif. Dari hasil yang diperoleh bahwa Alkitab telah mengajarkan bagaimana cara mengelola keuangan yang baik yaitu, pertama, mengelola keuangan harus menyediakan keuangan berdasarkan kebutuhan pokok. Kedua, harus menyisihkan keuangan untuk diinvestasikan untuk kebutuhan dimasa akan datang. Ketiga, menyediakan dana untuk diberikan bagi pekerjaan Tuhan. Jika dapat mengelola keuangan dengan benar maka akan memberikan kesejahteraan bagi keluarga Kristen.
Pentingnya Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Menghadapi Tantangan Di Era Revolusi Industri 4.0 Agus Prihanto; Kadek Eunike Dwi Nirmala Putri
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 1, No 1: Mei 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v1i1.5

Abstract

In the Industrial Revolution Era 4.0, developments and changes in technology occur rapidly. This change is especially marked by the existence of a cyber-physical. The Industrial Revolution Era 4.0 affects every aspect of life, including in the field of education. This causes teachers as educators to be required to improve their quality to keep pace with technological developments in the Industrial Revolution Era 4.0.This article uses descriptive qualitative research methods. The main discussion in this article is about how important is for a Christian Religious Education teacher to have competence in facing the challenges of the Industrial Revolution Era 4.0. This article is presented descriptively using data sources from journal articles, proceedings,books, and other secondary sources.Teacher competence becomes a reference in improving the quality of each teacher. Pedagogic competence, social competence, professional competence, personality competence, and spiritual competence are the standards for improving the quality of teachers, especially Christian Religious Education teachers. Each of these competencies must be continuously improved by every teacher to answer every challenge that exists in the Industrial Revolution 4.0 Era. Challenges in the Industrial Revolution Era 4.0 include accelerating developments in technology, moral degradation, shifting educational values, and affecting spiritual and moral life.   Abstrak Pada Era Revolusi Industri 4.0 perkembangan dan perubahan dalam bidang teknologi terjadi dengan sangat cepat. Perubahan ini khususnya ditandai dengan adanya sistem cyber physical. Era Revolusi Industri 4.0 ini mempengaruhi dalam setiap aspek bidang kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Hal ini menyebabkan guru sebagai pendidik dituntut untuk dapat meningkatkan kualitas mereka agar dapat mengimbangi terjadinya perkembangan teknologi di Era Revolusi Inustri 4.0 ini.Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pokok pembahasan pada artikel ini tentang bagaimana pentingnya seorang guru Pendidikan Agama Kristen memiliki kompetensi dalam menghadapi tantangan Era Revolusi Industri 4.0. Artikel ini disajikan secara diskriptif dengan menggunakan sumber data dari artikel jurnal, prosiding, buku-buku dan sumber sekunder lainnya.Kompetensi guru menjadi acuan dalam peningkatan kualitas setiap guru. Kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi spritual menjadi standar dalam peningkatan kualitas guru, khususnya guru Pendidikan Agama Kristen. Setiap kompetensi ini harus terus ditingkatkan oleh setiap guru untuk menjawab setiap tantangan yang ada pada Era Revolusi Industri 4.0. Tantangan pada Era Revolusi Industri 4.0 antara lain percepatan perkembangan dalam teknologi, degradasi moral, pergeseran nilai-nilai pendidikan, mempengaruhi kehidupan spritual dan moral kehidupan.Kata Kunci : Kompetens, Revolusi Industri 4.0. 
Dampak Keteladanan Hidup Keluarga Gembala Terhadap Keharmonisan Jemaat di GBI Serambi Salomo Makassar Agus Prihanto; Andy Mulyadi Sapan; Saturi Saturi
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v3i1.43

Abstract

Abstract: Pastors and their families are important figures in church life. The exemplary life of the pastor's family is an attitude that the congregation often pays attention to. Pastoral families that do not set an example can have a negative impact on the life of the congregation. This can affect the life of the congregation including the harmony of the church family. The focus of the problem in this writing is how the pastoral family can be a good role model so that it can have an impact on the harmony of the congregational family. The research method used is the descriptive qualitative research method, with primary data sources from interviews and secondary data sources from journal articles on the internet. The harmony of the shepherd's family is a form of example for the congregation and this is a form of their ministry. The scope of exemplary family pastors includes integrity, being actively involved in service, paying attention to the congregation, not discriminating in service, being ready to serve, communicating, and being spiritual parents. Family harmony has the following characteristics: solving problems well, complementing each other, loving each other, openness, helping each other, togetherness, and honesty.Keywords: exemplary; shepherd family; The harmony of the church family Abstrak: Gembala dan keluarganya merupakan figur yang penting dalam kehidupan bergereja. Keteladanan hidup keluarga gembala merupakan sikap yang sering diperhatikan oleh jemaat. Keluarga gembala yang tidak memberi teladan dapat memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan jemaat. Hal ini dapat mempengaruhi kehidupan jemaat termasuk keharmonisan keluarga jemaat. Fokus permasalahan dalam penulisann ini adalah bagaimana keluarga gembala dapat menjadi teladan yang baik, sehingga dapat memberi dampak pada keharmonisan keluarga jemaat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif diskriptif, dengan sumber data primer dari hasil wawan cara dan sumber data skunder dari artikel-artikel jurnal dari internet. Keharmonisan keluarga gembala menjadi bentuk keteladanan bagi jemaat dan hal ini merupakan bentuk pelayanan mereka. Ruang lingkup keteladanan keluarga gembala antara lain berintegritas, terlibat aktif dalampelayanan, memberikan perhatian kepada jemaat, tidak membeda-bedakan dalampelayanan, siap sedia untuk melayani, komunikasi, dan menjadi orang tua rohani. Keharmonisan keluarga memiliki ciri-ciri :Menyelesaikan persoalan dengan baik, saling memperlengkapi, saling mengasihi, keterbukaan, tolong menolong, kebersamaan, dan kejujuran.Kata kunci : Keteladanan; Keluarga gembala; Keharmonisan keluarga jemaat