Ida Yatun Khomsah
Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Pembuatan Bubur Tempe untuk Penanganan Diare pada Balita di Lingkungan Akper Bunda Delima Bandar Lampung Praty Milindasari; Ida Yatun Khomsah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.6309

Abstract

ABSTRAK Penyakit diare dapat terjadi dikarenakan konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh bakteri, virus, atau parasit. Anak-anak di bawah usia lima tahun (balita) merupakan mayoritas penderita diare dengan prevalensi yaitu sebesar 12,2%. Salah satu cara untuk membantu menangani masalah diare adalah dengan diberikannya makanan berupa bubur tempe. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu yang mempunyai anak balita tentang pembuatan bubur tempe untuk penanganan diare pada balita. Metode pengabdian ini adalah penyuluhan dan demonstrasi tentang pembuatan bubur tempe. Hasil dari kegiatan ini bahwa mayoritas peserta aktif dalam kegiatan serta dapat mendemontrasikan kembali cara pembuatan bubur tempe. Peserta kegiatan 90% mengalami peningkatan keterampilan dalam upaya penanganan diare pada balita dengan mendemonstrasikan kembali cara pembuatan bubur tempe. Kata Kunci: Pengetahuan, Bubur Tempe, Balita  ABSTRACT Diarrheal diseases can occur due to the consumption of food or beverages contaminated by bacteria, viruses, or parasites. Children under the age of five (toddlers) make up the majority of diarrhea sufferers with a prevalence of 12.2%. One way to help deal with the problem of diarrhea is to give food in the form of tempeh porridge (bubur tempe). The purpose of this devotion is to increase the knowledge of mothers who have toddler children about making tempeh porridge for the treatment of diarrhea in toddlers. This method of devotion is counseling and demonstration of the making of tempeh porridge. The result of this activity is that the majority of participants are active in the activity and can re-demonstrate how to make tempeh porridge. Participants of the 90% activity experienced an increase in skills in efforts to treat diarrhea in toddlers by re-demonstrating how to make tempeh porridge. Keywords: Knowledge, Porridge Tempe, Toddler
Senam Hipertensi sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Tekanan Darah pada Lansia di Lingkungan Akper Bunda Delima Bandar Lampung Ida Yatun Khomsah; Praty Milindasari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11777

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang menjadi masalah kesehatan terhadap penurunan fungsi organ yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup jika tidak ditangani dengan baik. Lansia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masalah kesehatan yang terjadi pada lansia, seperti halnya penyakit hipertensi seringkali ditemukan pada lansia. Penatalaksanaan yang dilakukan untuk membantu mengatasi masalah hipertensi pada lansia yaitu dengan melakukan senam hipertensi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian tekanan darah untuk penanganan hipertensi pada lansia.  Metode pengabdian ini adalah metode pelatihan tentang senam hipertensi. Hasil dari kegiatan ini bahwa peserta aktif dalam kegiatan dan mampu melakukan kembali langkah-langkah senam hipertensi. Peserta kegiatan 100% dapat mengikuti senam hipertensi dengan lancar dan mengalami peningkatan pengetahuan tentang pengendalian hipertensi melalui senam hipertensi. Kata Kunci: Lansia, Senam Hipertensi, Tekanan Darah  ABSTRACT Hypertension is a degenerative disease which is a health problem with decreased organ function which can have an impact on decreasing quality of life if not handled properly. Elderly is an integral part of the health problems that occur in the elderly, such as hypertension is often found in the elderly. Management carried out to help overcome the problem of hypertension in the elderly is by doing hypertension exercises. The purpose of this service is to increase efforts to prevent and control blood pressure for the treatment of hypertension in the elderly. This dedication method is a training method on hypertension gymnastics. The results of this activity were that the participants were active in the activity and were able to repeat the hypertension exercise steps. Activity participants were 100% able to take part in hypertension exercise smoothly and experience an increase in knowledge about hypertension control through hypertension exercise. Keywords: Elderly, Hipertension Exercise, Blood Pressure
Pengaruh rebusan daun kelor (moringa olifiera) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi Sarinah Sri Wulan; Dimas Ning Pangesti; sri suharti; Rahmawati Dian Nurani; Ida Yatun Khomsah
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): Tingkat Stres Selama Covid-19
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.377

Abstract

Background: Hypertension is one of the main causes of premature death throughout the world. The prevalence of hypertension at world level is 22% of the 8 billion total world population. Hypertension develops from year to year and causes many complications. Efforts to control hypertension can be carried out using pharmacological and non-pharmacological methods, one of which is non-pharmacological efforts such as using boiled Moringa leaves. This plant contains calcium, potassium and magnesium which can lower blood pressure. Calcium plays a role in maintaining blood pressure in normal conditions, potassium functions to reduce blood pressure and magnesium functions to contribute to the smooth muscle of blood vessels. Purpose: To determine the effect of boiled Moringa leaves (moringa olifiera) on blood pressure in hypertension sufferers. Method: using a pre-experimental method with a one group pretest-posttest approach. The total sample was 18 respondents. Results: From the Wilcoxon Statistical Test, a p-value <.001 was obtained. Conclusion: There is an effect of boiled Moringa leaves on blood pressure in hypertension sufferers in the Kemiling Bandar Lampung Community Health Center working area. Keywords: Blood Pressure; Hypertension Sufferers; Moringa Leaf Decoction Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dini diseluruh dunia. Prevelensi hipertensi ditingkat dunia sebesar 22% dari 8 milyar total populasi penduduk dunia. Penyakit hipertensi berkembang dari tahun ketahun dan menyebabkan banyak komplikasi. Upaya penanggulangan hipetensi dapat dilakukan dengan cara farmakologis dan non-farmakologis salah satu upaya non farmakologis seperti menggunakan rebusan daun kelor. Tanaman ini memiliki kandungan kalsium, potasium dan magnesium yang dapat menurunkan tekanan darah. Kalsium berperan memelihara tekanan darah dalam kondisi normal, potasium berfungsi menurunkan tekanan darah dan magnesium berfungsidapat berkontribusi terhadap otot polos pembuluh darah. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh rebusan daun kelor (moringa olifiera) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: menggunakan metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-postest. Jumlah sampel sebanyak 18 responden. Hasil: Dari Uji Statistic Wilcoxon di dapatkan nilai p-value  <,001. Simpulan: Terdapat pengaruh rebusan daun kelor terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah kerja Puskesmas Kemiling Bandar Lampung.