ABSTRAK Penyakit diare dapat terjadi dikarenakan konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh bakteri, virus, atau parasit. Anak-anak di bawah usia lima tahun (balita) merupakan mayoritas penderita diare dengan prevalensi yaitu sebesar 12,2%. Salah satu cara untuk membantu menangani masalah diare adalah dengan diberikannya makanan berupa bubur tempe. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu yang mempunyai anak balita tentang pembuatan bubur tempe untuk penanganan diare pada balita. Metode pengabdian ini adalah penyuluhan dan demonstrasi tentang pembuatan bubur tempe. Hasil dari kegiatan ini bahwa mayoritas peserta aktif dalam kegiatan serta dapat mendemontrasikan kembali cara pembuatan bubur tempe. Peserta kegiatan 90% mengalami peningkatan keterampilan dalam upaya penanganan diare pada balita dengan mendemonstrasikan kembali cara pembuatan bubur tempe. Kata Kunci: Pengetahuan, Bubur Tempe, Balita ABSTRACT Diarrheal diseases can occur due to the consumption of food or beverages contaminated by bacteria, viruses, or parasites. Children under the age of five (toddlers) make up the majority of diarrhea sufferers with a prevalence of 12.2%. One way to help deal with the problem of diarrhea is to give food in the form of tempeh porridge (bubur tempe). The purpose of this devotion is to increase the knowledge of mothers who have toddler children about making tempeh porridge for the treatment of diarrhea in toddlers. This method of devotion is counseling and demonstration of the making of tempeh porridge. The result of this activity is that the majority of participants are active in the activity and can re-demonstrate how to make tempeh porridge. Participants of the 90% activity experienced an increase in skills in efforts to treat diarrhea in toddlers by re-demonstrating how to make tempeh porridge. Keywords: Knowledge, Porridge Tempe, Toddler