Lia Ayu Kusumawardani
STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Akupresur terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Post Partum: Systematic Literature Review Servasia Karolin Ene; Selasih Putri Isnawati Hadi; Lia Ayu Kusumawardani
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i8.6425

Abstract

ABSTRACT The World Health Organization (WHO) and the United Nations Children's Fund (UNICEF) recommend that infants only be given breast milk for at least 6 months, and breastfeeding continues until the child is two years old. Based on WHO data, only 44% of newborns in the world were breastfed within the first hour of birth, there were only a small number of infants under the age of 6 month who had exclusive breastfeeding. Indonesia has reached the target of exclusive breastfeeding coverage, but there wre still 2 provinces that did not meet the target, namely West Papua (34%) and Maluku (37.2%). Insufficient breast milk production will eventually have a negative impact on the infant since he or she will be susceptible to disease and infection which further may lead to infant mortality or stunting as well as decreased intelligence in the future stage of life. One of the efforts that can be performed to increase breast milk production is acupressure technique. To determine the effect of acupressure therapy on breast milk production among postpartum women through the Systematic Literature Review method. The current study applied the Sytematic Literature Review method. The databases involved literatures published in Pubmed, Google Scholar, Science Direct in accordance with the inclusion and exclusion criteria. Of 14 journals published, most of them were published in 2019 as many as 6 journals (42.85), 8 journals (57.15%) were published Nationally, 11 journals (78.55%) applied a Quasi-experimental design and most of respondents aged 20-35 years and most of respondents were primiparous women. Before the acupressure therapy, all women experienced insufficient breast milk and after the acupressure therapy there was a significant increase in the breast milk production. Acupressure technique was performed gently at the Shangzhong (CV-17), Shaoze (SI-1), Ying Chuang (ST 16), Ru Gen (ST 18), He Ku (LI 4), Cu San Li (ST 36), dan San Yin Chiao (SP 6) meridians during 5-10 minutes regularly, once a day. Acupressure was very influential on the increase in breast milk production since it can increase the levels of the prolactin and oxytocin hormones. Keywords: Acupressure, Postpartum, Breast milk Production      ABSTRAK Word Health Organization (WHO) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) merekomendasikan bayi hanya diberikan Air Susu Ibu (ASI) paling sedikit 6 bulan, dan pemberian ASI dilanjutkan sampai bayi berumur dua tahun. Berdasarkan data WHO, bahwa hanya 44% dari bayi yang baru lahir di dunia yang mendapatkan ASI dalam waktu satu jam pertama sejak lahir, masih sedikit juga bayi di bawah usia 6 bulan menyusui secara eksklusif. Indonesia telah mencapai target cakupan ASI eklusif, akan tetapi masih ada 2 lagi Provinsi yang tidak memenuhi target yaitu Papua Barat (34%) dan Maluku (37,2%). ASI tidak cukup akan berdampak buruk pada bayi ibu yaitu bayi ibu akan mudah terkenah penyakit dan infeksi akibatnya bayi bisa meninggal dan di kemudian hari bayi ibu bisa stunting dan penurunan kecerdasan otak bayi. Salah satu upaya yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi ASI yaitu menggunakan teknik akupresur. Mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap produksi ASI pada ibu nifas dengan metode Sytematic Literature Review. Penelitian ini menggunakan metode Sytematic Literature Review, dengan databased yang digunakan Pubmed, Google Scholar, Science Direct yang sudah sesuai dengan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusif. dalam 14 jurnal tahun terbit terbanyak di tahun 2019 sebanyak 6 jurnal (42.85), publikasih jurnal dan Bahasa yang digunakan Nasional 8 jurnal (57.15%), dengan desain Quasi eksperimen 11 jurnal (78.55%) dan karakteristik responden semuanya berusia 20-35 tahun dengan primipara terbanyak yang sebelum di lakaukn terapi akupresur semua ibu mengalami ketidakcukupan ASI dan sesudah di lakuakan terapi akupresur ada peningkatan yang signifikan pada produksi ASI ibu, teknik akupresur yang dilakukan dengan lembut pada titik merdian Shangzhong (CV-17), Shaoze (SI-1), Ying Chuang (ST 16), Ru Gen (ST 18), He Ku (LI 4), Cu San Li (ST 36), dan San Yin Chiao (SP 6) selama 5-10 menit secara rutin 1 x sehari. Akupresur sangat berpegaruh terhadap peningkatan produksi ASI karena akupresur dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin dan oksitosin. Kata kunci: Akupresur, Postpartum, Produksi ASI
EFEKTIVITAS MEDIA LEAFLET DALAM MENGURANGI TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL MASA PANDEMI COVID-19 Febry Heldayasari Prabandari; Indah Purnamasari; Lia Ayu Kusumawardani
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN UMMI KHASANAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48092/jik.v9i2.189

Abstract

Latar Belakang: Selama proses kehamilan terjadi perubahan yang disebabkan oleh hormon kehamilan sehingga dapat menimbulkan ketidaknyamanan fisik pada ibu hamil. Ketidaknyamanan fisik secara berkelanjutan akan menimbulkan kecemasan pada ibu hamil. Dengan adanya pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya peningkatan kecemasan pada ibu hamil. Ketakutan akan sesuatu yang dapat terjadi padanya dan anaknya menjadi salah satu kecemasan pada ibu hamil. Terbatasanya pelayanan kesehatan pada saat pandemi Covid-19 juga menjadi kekhawatiran ibu hamil tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas media leaflet dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil di masa pandemi Covid-19. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Desain yang digunakan adalah quasi experimental. Analisa data yang digunakan yaitu analisis bivariate dengan uji paired t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ingkat kecemasan ibu hamil sebelum dilakukan edukasi menggunakan media leaflet adalah mayoritas kategori sedang yaitu sebanyak 21 orang (88.0%) dan setelah dilakukan edukasi menggunakan media leaflet adalah terjadi perubahan yang ditunjukkan dengan hasil skor tingkat kecemasan rendah meningkat menjadi 9 orang (29%) dan tingkat kecemasan tinggi menurun menjadi 3 orang (10.0%). Hasil penelitian didapatkan p-value sebesar 0,000 < 0,005. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa media leaflet efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil di masa pandemi Covid-19.