Romli Lie
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dekonstruksi Konsep Moderasi Beragama Dalam Proses Pembelajaran Romli Lie
EDOIS: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2023): EDOIS: Journal of Islamic Education
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edois.v1i01.3308

Abstract

This research is motivated by the fact that there are many cases of intolerance in the name of religion. Intolerant cases do not only involve adults but also involve teenagers and students as perpetrators and occur in schools. Education as a fundamental aspect is also one of the solutions to overcome this by providing an important religious moderation framework for managing religious life in a plural and multicultural Indonesian society. Religious moderation is an effort to mediate the existing diversity, both concerning ethnicity, religion, language, gender, race, social class, age, and so on, into something that has more potential and is easier in the context of learning and education. This research is library research. The purpose of the research is to comprehensively describe the concept of religious moderation in education and describe the implementation strategy of religious moderation in the learning process in classrooms. In analyzing the data, researchers used Jacques Derrida's deconstruction theory. The result of this study is that the concept of religious moderation in education is a form of internalization of religious moderation values, namely through the determination of educational policies and objectives, through curriculum formulation, and through the delivery of values hidden in the hidden curriculum. In schools, the values and attitudes of religious moderation are realized in classrooms that involve teachers as facilitators and students as subject learners
Model Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching Learning) Pada Pelajaran PAI Sebagai Salah Satu Inovasi Pengembangan Kurikulum di Sekolah Romli Lie
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 2 (2022): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v8i1.2590

Abstract

Upaya pengembangan kurikulum di sekolah tentu tidak akan berjalan lancar tanpa adanya inovasi, salah satu inovasi dalam pembelajaran adalah dengan penerangan model-model pembelajaran, nah salah satunya adalah model pembelajaran kontekstual. Upaya pengembangan model-model pembelajaran adalah keharusan yang wajib dipersiapkan guru dalam proses pembelajaran. Guru adalah kunci keberhasilan pembelajaran di sekolah atau madrasah yang terlibat langsung untuk merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, dengan demikian hasil pembelajaran dapat lebih berkualitas. Model pembelajaran kontekstual (contextual teaching and learning) bertujuan membantu siswa untuk memahami materi ajar dan mengaitkannya dengan konteks kehidupan siswa sehari hari (konteks pribadi, sosial dan kultural) sehingga mereka berpengetahuan, berketerampilan yang dinamis dan fleksibel untuk mengonstruksi sendiri secara aktif pemahamannya. Siswa bisa belajar dengan baik bila materi ajar terkait dengan pengetahuan dan kegiatan yang telah diketahuinya yang terjadi di sekelilingnya. Adanya model pembelajaran kontekstual ini diharapkan aktivitas pembelajaran benar-benar merupakan kegiatan yang bertujuan yang tertata secara sistematis sehingga dapat memberi pengalaman belajar yang handal kepada peserta didik.