Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Reflective Journal Writing: Writing Processes Applied by Skilful and Less Skilful EFL Graduate Students Arifin, S.
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 54, No 3 (2021): OCTOBER 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.282 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v54i3.40133

Abstract

Reflective writing (RW) is one of the most common writing activities adopted by higher education students. However, some still struggle with this writing technique. Therefore, this study aims to analyze the appropriate process/sub-process used by skilled and less skilled EFL graduate students in doing Reflective writing. Data were collected from 2 (two) post-graduate students through think-aloud, observation, retrospective, and semi-structured interviews. The instrument used to collect data is a questionnaire. The data analysis technique used is descriptive qualitative and quantitative analysis. The result of the research is some students have difficulty in reflective writing. A helpful solution is to encourage students to practice writing in various contexts under different environments and receive ongoing training supported by the teacher. The importance of integrating a focus on effective writing processes/sub-processes in academic writing and encouraging students to practice Reflective essays in various contexts by reading extensively while writing reflections. In addition, when the reflection writing task is carried out regularly, it helps students to have adequate knowledge of essential concepts and critically understand them.
PELATIHAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPTIF REALISTIS UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Risna Saswati; Syaadiah Arifin; Hamzah Puadi Ilyas
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.487 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i3.2674

Abstract

Menulis bukanlah kegiatan pembelajaran yang mudah untuk siswa SMA. Mereka dihadapkan pada konvensi dalam menulis tetapi juga pencarian gagasan untuk dikembangkan menjadi tulisan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan menulis paragraph deskriptif realistis ke siswa SMA Muhammadiyah kelas 10. Pelatihan dilakukan secara daring dengan menggunakan platform zoom. Pelatihan menulis ini meliputi tiga tahapan. Tahap pertama adalah perencanaan yang meliputi perencanaan administrasi proses belajar mengajar. Tahapan kedua adalah memberikan pelatihan menulis dengan menggunakan dua strategi pencarian gagasan (generating ideas),yaitu klaster (clustering) dan daftar pertanyaan (a list of questions). Pelatihan dimulai dengan memberikan penjelasan tentang kedua strategi tersebut, memberikan model penulisan, dan memberikan contoh paragraf dalam bentuk deskriptif realistis. Dilanjutkan dengan siswa mempraktikan proses penulisan dalam kelompok. Tahapan ketiga adalah evaluasi kegiatan yang dibagi menjadi evaluasi pekerjaan siswa dan evaluasi kegiatan pelatihan. Hasilnya adalah siswa terbantu dalam menulis karena telah dibekali pengetahuan strategi pencarian gagasan. Berdasarkan hasil angket, siswa mengemukakan bahwa menulis menjadi lebih mudah dan menarik.
IMPLEMENTASI TASK BASED LANGUAGE TEACHING DALAM PELATIHANBERBICARA DALAM BAHASA INGGRIS SISWA KELAS X Syaadiah Arifin; Hamzah Puadi Ilyas; Ahmad Kosasih; Risna Saswati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.17210

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk memotivasi siswa dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Pendekatan-pendekatan pengajaran yang digunakan mencakup tanya jawab, dan diskusi. Pendekatan-pendekatan ini dipakai ketika memulai pelatihan dengan menggunakan strategy “Ice Breaking”. Sedangkan pendekatan lecturing (ceramah) diaplikasikan saat mengenalkan pengimplementasian Task Based Language Teaching (TBLT). Task-Based Language Teaching merupakan pendekatan pengajaran Bahasa Inggris yang mengutamakan pada pemberian tugas-tugas yang bermakna kepada para peserta. Pendekatan ini didasarkan pada prinsip bahwa pembelajaran bahasa yang efektif terjadi ketika siswa berpartisipasi dalam tugas-tugas komunikatif. Pelatihan dilaksanakan dengan platform Zoom Meeting dan Google Classroom. Pesertanya adalah 24 siswa kelas X SMA Muhammadiyah Cileungsi dengan kemampuan Bahasa Inggris dasar. Ada tiga tahapan yang dilalui dalam pelatihan ini: Pre-Activity (kegiatan awal), Negotiated in Meaning, (proses dimana peserta berkomunikasi dan berinteraksi agar tercapainya pemahaman bersama terkait suatu konsep, ide, atau situasi tertentu), Communication Strategies (strategi komunikasi). TBLT cukup membantu siswa dalam berbicara dalam Bahasa Inggris karena siswa dapat bekerja dalam group maupun berpasangan dengan memilih topik yang menarik. Pada kesempatan kali ini topik yang dipilih adalah mewawancarai public figure. Hasil angket menunjukkan bahwa menggunakan TBLT membuat siswa lebih termotivasi untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.