Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Pemasaran Avvesome Project melalui Media Sosial Tiktok Safiranadya Fithri Sungkar; M. Subur Drajat
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.841 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.415

Abstract

Abstract. Avvesome Project is an individual business engaged in photography services. In developing its business, Avvesome Project which was established and managed by Rivan Rahapurna conducted its business marketing through social media, so that with the current emergency “PPKM” Java-Bali there is no reason to hinder the development of its business. The social media that will be discussed in this study is TikTok. The amount of enthusiasm from TikTok users towards interesting content about the Avvesome Project presented by Rivan through his personal account @rivanrahapurna makes researchers interested in knowing the marketing communication conducted by Rivan with qualitative methods using phenomenological study approach and interactionist paradigm. The purpose of this research is 1) To find out the motive of Avvesome Project marketing communication through TikTok social media on @rivanrahapurna account in the middle of the emergency “PPKM” Java-Bali. 2) To find out the Avvesome Project marketing communication experience through TikTok sosial media on @rivanrahapurna in the middle of emergency “PPKM” Java-Bali, and 3) To find out the meaning of Avvesome Project marketing communication through TikTok social media on @rivanrahapurna account in the middle of emergency “PPKM” Java-Bali. In this research, the theory used is symbolic interaction theory which is fundamental to Marketing Communication and Social Media theory. The research subject of this study is Rivan Rahapurna, as the founder and manager of the Avvesome Project. The data will be collected through observation, in-depth interviews, and documentation which were then analyzed and was tested for validity through source triangulation and method triangulation. The results of this study concluded that with high consistency, Rivan was able to find his identity, to provide employment opportunities for workers in need. Rivan interprets this as a form of worship. Abstrak. Avvesome Project adalah sebuah bisnis perorangan yang bergerak pada bidang jasa fotografi. Dalam mengembangkan bisnisnya, Avvesome Project yang didirikan dan dikelola oleh Rivan Rahapurna melakukan pemasaran bisnisnya melalui media sosial, sehingga dengan adanya PPKM darurat Jawa-Bali saat ini tidak menjadi alasan untuk menghambat perkembangan bisnisnya. Media sosial yang akan dibahas pada penelitian ini adalah TikTok. Banyaknya antusias masyarakat terhadap konten TikTok Avvesome Project yang dibawakan oleh Rivan melalui akun pribadinya @rivanrahapurna membuat peneliti tertarik untuk mengetahui komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Rivan dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan studi fenomenologi dan paradigma interaksionis. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui motif komunikasi pemasaran Avvesome Project melalui media sosial TikTok pada akun @rivanrahapurna di tengah PPKM darurat Jawa-Bali. 2) Untuk mengetahui pengalaman komunikasi pemasaran Avvesome Project melalui media sosial TikTok pada akun @rivanrahapurna di tengah PPKM darurat Jawa-Bali, dan 3) Untuk mengetahui makna komunikasi pemasaran Avvesome Project melalui media sosial TikTok pada akun @rivanrahapurna di tengah PPKM darurat Jawa-Bali. Dalam penelitian ini, teori yang digunakan adalah komunikasi pemasaran dan media sosial yang mendasar pada teori interaksi simbolik. Subjek dari penelitian ini adalah Rivan Rahapurna sendiri selaku pendiri sekaligus pengelola dari Avvesome Project. Data dikumpulkan dari Teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dengan konsistensi yang tinggi, Rivan dapat menemukan jati dirinya, sampai menyediakan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja yang membutuhkan. Rivan memaknai hal tersebut sebagai suatu bentuk dari ibadah.
Hubungan antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Masyarakat Athiyyah Zahra Avrilli Nadhifa; M. Subur Drajat
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14297

Abstract

Abstract. This research is entitled "The Relationship Between Service Quality and Community Satisfaction". Using the theory described by Tjiptono and Chandra, namely service quality as a form of effort in realizing the needs, desires of buyers, as well as the accuracy of product delivery in order to balance buyer expectations. The quality of service in the company is very concerned. The phenomenon of service at the Bandung City National and Political Unity Agency (BAKESBANGPOL), which has a role in issuing application letters, is interesting to study because there tends to be a negative stigma for BAKESBANGPOL Bandung City. Because there are several service indicators that have not been fully met. This research is important to study in order to determine whether or not there is an influence on the quality of employee services with the satisfaction of people who have experienced services at BAKESBANGPOL Bandung City. The benefit of this research is to find out how the quality of service affects community satisfaction at BAKESBANGPOL Bandung City. The method used in this research is a quantitative method with a correlation study approach and a positivistic paradigm. The population taken by researchers is the people who do licensing at BAKESBANGPOL Bandung City during July-December 2023. And draw a sample to be used as respondents with a random sampling technique which amounted to 85 respondents. The data collection technique used in this research is through a questionnaire in the form of a Google form and conducting additional interviews to complement the data needed by researchers. The results of this study indicate a positive relationship between service quality and customer satisfaction, so that there is no longer a negative stigma against services at BAKESBANGPOL Bandung City. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Hubungan Antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Masyarakat”. Mengunakan teori yang dipaparkan oleh Tjiptono dan Chandra yaitu kualitas pelayanan sebagai bentuk upaya dalam mewujudkan kebutuhan, keinginan pembeli, serta ketepatan penyampaian produk tersebut agar dapat mengimbangi harapan pembeli. Kualitas pelayanan pada perusahaan sangat diperhatikan. Fenomena pelayanan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Kota Bandung, memiliki peran dalam mengeluarkan surat permohonan, menjadi menarik untuk diteliti karena cenderung adanya stigma negatif untuk BAKESBANGPOL Kota Bandung. Karena adanya beberapa indikator pelayanan belum sepenuhnya terpenuhi. Penelitian ini penting untuk diteliti agar dapat mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kualitas pelayanan karyawan dengan kepuasan masyarakat yang pernah merasakan pelayanan di BAKESBANGPOL Kota Bandung. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat di BAKESBANGPOL Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi korelasi dan paradigma positivistik. Populasi yang diambil oleh peneliti ialah masyarakat yang melakukan perizinan pada BAKESBANGPOL Kota Bandung selama bulan Juli-Desember 2023. Dan menarik sampel untuk dijadikan responden dengan Teknik random sampling yang berjumlah sebanyak 85 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kuesioner berupa Google form dan melakukan wawancara tambahan untuk melengkapi data yang dibutuhkan peneliti. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif antara kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen, sehingga tidak ada lagi stigma negatif terhadap pelayanan di BAKESBANGPOL Kota Bandung.