Etty Murwaningsari
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KEPUASAN MAHASISWA DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERHADAP KUALITAS LAYANAN PROGRAM DOKTOR ILMU EKONOMI UNIVERSITAS TRISAKTI Etty Murwaningsari; Muhammad Nuryatno Amin
Jurnal AKTUAL Vol 20, No 2 (2022): Jurnal AKTUAL
Publisher : STIE Trisna Negara OKU Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47232/aktual.v20i2.212

Abstract

Penelitian ini mengangkat permasalahan kepuasan mahasiswa, dosen dan tenaga pendidikan terhadap kualitas layanan Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti Jakarta Tahun 2020/2021. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan kepuasan mahasiswa, dosen dan tenaga pendidikan terhadap kualitas layanan Program Doktor Ilmu Ekonomi Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti Jakarta Tahun 2020/2021.Penelitian ini menggunakan pendekatan riset kuantitatif dan bersifat deskriptif. Sampel berupa mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, dan ditentukan secara convenience. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan sangat puas terhadap kualitas layanan Program Doktor Ilmu Ekonomi Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti Jakarta Tahun 2020/2021, masing-masing sebesar 96%, 89% dan 98%. Implikasi dari penelitian adalah ke depan Program Doktor Ilmu Ekonomi Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti Jakarta harus dapat mempertahankan capaian kualitas layanannya kepada mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan.
Pengaruh Dimensi Fraud Hexagon terhadap Financial Statement Fraud Anitaria Siregar; Etty Murwaningsari
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 6, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v6i2.6799

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to analyze the influence of fraud factors of fraud hexagon (S.C.C.O.R.E) towards fraudulent financial statement. Fraudulent financial statement is measured by using Beneish M-Score Model. There are six variables of fraud hexagon in this study that are considered to have  influenced fraudulent financial statement. The variables consist of stimulus (financial stability), capability (competency), collusion (project with government), opportunity (effective monitoring), rationalization (historical restate frequency), and ego (company existence). The population are  manufacture companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2016 to 2020. The research samples are taken by purposive sampling with total observation 280. The results of the research show that stimulus (financial stability), capability (competency) and collusion (project with government) have a significant effect towards the fraudulent financial reporting, while opportunity (effective monitoring), rationalization (historical restate frequency) and ego (company existence) do not have a significant effect towards the fraudulent financial reporting. The implication of this research result is that the dimension of collusion (project with government) has a significant effect but with the negative coefisien, which means that the hyphotesis rejected. This result gives the implication that further analysis needs to be done for proxy used  for this dimension, as having project with government the likelihood for fraud is reduced. This research uses ineffective monitoring of audit committee as control variable.Keywords: collusion; fraudulent financial statement;  fraud hexagon; fraud triangle; S.C.C.O.R.E.Abstrak Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari faktor-faktor fraud hexagon (S.C.C.O.R.E) terhadap fraudulent financial statement. Fraudulent financial statement  diukur dengan menggunakan Beneish M-Score Model. Enam variabel fraud hexagon dalam penelitian ini dipertimbangkan mempengaruhi fraudulent financial statement. Variabel-variabel tersebut terdiri dari stimulus (financial stability), capability (competency), collusion (project with government), opportunity (effective monitoring), rationalization (historical restate frequency), dan ego (company existence). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode tahun 2016-2020. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan purposive sampling dengan total observasi 280. Hasil dari penelitian ini menunjukkan stimulus (financial stability), capability (competency) dan collusion (project with government) berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting, sementara opportunity (effective monitoring), rationalization (historical restate frequency) dan ego (company existence) tidak berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting. Implikasi dari penelitian ini adalah dari hasil dimensi kolusi (project with government) menunjukkan hasil yang berpengaruh signifikan dengan koefisien yang negatif, sehingga hipotesis untuk elemen ini, ditolak. Hasil ini memberikan implikasi untuk pengembangan proksi pengukuran baru dalam dimensi ini, karenakondisi perusahaan memiliki proyek dengan pemerintah ternyata kecenderungan untuk melakukan fraud-nya berkurang. Penelitian ini menggunakan variabel kontrol ineffective monitoring of audit committee.Kata kunci: collusion; fraudulent financial statement; fraud hexagon; fraud triangle; S.C.C.O.R.E.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL SUSTAINABILITY PADA SUB-SEKTOR PERBANKAN Oktoviyanti Oktoviyanti; Etty Murwaningsari
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.15533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Financial Sustainability pada sub-sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Objek penelitian ini adalah perusahaan sub-sektor perbankan umum konvensional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah financial sustainability dan variabel independen dalam penelitian ini adalah internet banking, capital adequacy ratio, return on assets dan biaya operasional pendapatan operasional. Berdasarkan data yang diolah terdapat sebanyak 31 bank umum konvensional yang masuk dalam kriteria penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan bank pada periode 2018-2021 dan data lainnya yang diperoleh melalui website perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internet banking berpengaruh negatif terhadap financial sustainability, capital adequacy ratio dan return on assets berpengaruh positif terhadap financial sustainability dan biaya operasional pendapatan operasional berpengaruh negatif terhadap financial sustainability.
GREEN COMPETITIVE ADVANTAGE DAN FAKTOR FRAUD DALAM MEMPENGARUHI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN Megawati Rosim; Etty Murwaningsari
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i1.15589

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui dampak faktor green competitive advantage dan fraud: frekuensi jumlah foto CEO, struktur organisasi yang tak stabil, sasaran keuangan, pemantauan tidak efektif, serta koneksi politik terhadap kecurangan laporan keuangan. Pengamatan ini memakai annual reporting dan sustainability data menurut semua sektor perusahaan kecuali perbankan, menggunakan total 220 selama tahun 2020 hingga 2021, tercatat pada idx.co.id dan website resmi perusahaan. Penentuan sampel pada pengujian ini adalah metode purposive sampling. Analisis regresi logistik merupakan alat analisa pada penelitian ini, dimana menggunakan SPSS versi 22. Hasil pengujian ini yaitu green competitive advantage, struktur organisasi yang tak stabil, monitoring tidak efektif, serta koneksi politik berdampak negatif. Sedangkan jumlah foto CEO dan sasaran keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap fraud.
PENGARUH INOVASI PRODUK HIJAU DAN INOVASI PROSES HIJAU TERHADAP KEUNGGULAN KOMPETITIF HIJAU DENGAN MODAL INTELEKTUAL HIJAU SEBAGAI VARIABEL MODERASI Amalia Millenia; Etty Murwaningsari
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.17046

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui besar pengaruh dari hubungan antara inovasi produk hijau dan inovasi proses hijau terhadap keunggulan kompetitif dengan menggunakan modal intelektual sebagai variabel moderasi. Penelitian ini difokuskan pada perusahaan-perusahaan yang tergolong sektor non-keuangan yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2021. Jenis penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan penelitian kausalitas yang berarti bahwa penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan pengaruh antar variabel melalui pengujian hipotesis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 524 sampel yang dianggap telah memenuhi kriteria selama periode tahun 2021 dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang diterapkan yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi produk hijau tidak berpengaruh terhadap keunggulan kompetitif hijau, inovasi proses hijau berpengaruh terhadap keunggulan kompetitif hijau. Variabel modal intelektual tidak mampu memperkuat pengaruh inovasi produk hijau dan inovasi proses hijau terhadap keunggulan kompetitif hijau.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI HIJAU DAN PEMASARAN HIJAU TERHADAP KEUNGGULAN KOMPETITIF HIJAU DENGAN INOVASI HIJAU SEBAGAI VARIABEL MODERASI Keysa Nurhaliza Putri; Etty Murwaningsari
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.17141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis hubungan budaya organisasi hijau dan pemasaran hijau terhadap keunggulan kompetitif hijau, dengan inovasi hijau sebagai variabel moderasi pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan dari energi sektor , bahan baku, siklis konsumen, konsumen non-siklus, kesehatan, industri, infrastruktur, properti dan real estate, teknologi, serta sektor transportasi dan logistik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia yang juga menerbitkan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan tahun 2021. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 487 perusahaan. Metode pengumpulan data sebagian diunduh dari situs BEI, sebagian diunduh dari situs resmi perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing hijau, sedangkan variabel pemasaran hijau tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing hijau. Variabel inovasi hijau mampu memperkuat pengaruh positif budaya organisasi hijau terhadap keunggulan kompetitif hijau, namun tidak mampu memperkuat pengaruh positif pemasaran hijau terhadap keunggulan kompetitif hijau.
PENGARUH GREEN INNOVATION DAN GREEN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP GREEN COMPETITIVE ADVANTAGE, DENGAN PERAN INTEGRATED REPORTING SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Jessica; Etty Murwaningsari
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.17186

Abstract

PenelitianOiniObertujuanOuntukOmengetahuiOapakahOadaOpengaruhOdariOInovasi HijauOdanOModal Intelektual HijauOterhadap Keunggulan Kompetitif Hijau, dengan peran Laporan Terintegrasi sebagaiOvariabelOmediasi. DesainOpenelitianOadalahOkausalOkomparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang terdaftar di BursaOEfekOIndonesiaO(BEI), yang juga menerbitkan LaporanOTahunan dan LaporanOKeberlanjutan tahun 2020Odan 2021. SampelOdalam penelitian ini adalah sebanyak 360 perusahaan. Metode pengumpulan data sebagian diunduh dari website IDX, sebagian lagi diunduh dari website resmi perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. HasilOpenelitianOmenemukan bahwaOInovasi HijauOdanOModal Intelektual HijauOberpengaruhOsecaraOsignifikanOterhadap Keunggulan Kompetitif Hijau ditambah dengan peran Laporan Terintegrasi sebagai variabel mediasi. HasilOpenelitianOsecaraOsimultanOsemuaOvariabelOindependenOdanOvariabelOmediasiOberpengaruhOOsignifikan terhadapOKeunggulan Kompetitif Hijau.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI HIJAU, KEPEMIMPINAN LINGKUNGAN DAN PEMASARAN HIJAU TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MANAJEMEN RANTAI PASOKAN HIJAU SEBAGAI VARIABEL MODERASI Sherlyana Sherly; Etty Murwaningsari
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.17337

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah Budaya Organisasi Hijau, Kepemimpinan Lingkungan dan Pemasaran Hijau berpengaruh terhadap Kinerja Perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah 400 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data yang diperoleh dari data sekunder digunakan untuk mengumpulkan informasi, termasuk laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Dalam penelitian ini, analisis regresi linier berganda adalah metode analisis. Hasil dari penelitian ini adalah Budaya Organisasi Hijau, Kepemimpinan Lingkungan, Pemasaran Hijau tidak berpengaruh terhadap Kinerja Perusahaan dan Manajemen Rantai Pasokan mampu memoderasi pengaruh Budaya Organisasi Hijau Terhadap Kinerja Perusahaan.
PENGARUH PENGUNGKAPAN EMISI KARBON DAN INVESTASI HIJAU TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Nur Afni Nurul Nur Aeni; Etty Murwaningsari
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.17890

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan dalam melakukan analisis serta pengujian hubungan antara pengungkapan emisi karbon dan investasi hijau terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini memakai populasi dari tiga sektor perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021. Sektor perusahaan yang digunakan ialah sektor basic material, energy dan real estate & properties. Dengan menggunakan metode purposive sampling didapat sebanyak 162 sampel perusahaan yang menerbitkan laporan keberlanjutan (SR) serta laporan tahunan (AR) pada tahun 2021. Analisis linier berganda dipakai dalam metode analisis dalam penelitian ini. Hasil dari pengujian hipotesis menghasilkan yaitu variabel pengungkapan emisi karbon memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara investasi hijau tidak memberikan pengaruh terhadap nilai perusahaan. Implikasi penelitian ini (1) untuk perusahaan dapat memberi gambaran bagi pihak manajemen perusahaan dalam proses pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan mengenai pelaksanaan pengungkapan emisi karbon dan investasi hijau yang memberikan pengaruh pada upaya peningkatan nilai perusahaan. (2) untuk stakeholder menjadi bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan khususnya keputusan untuk investor dalam berinvestasi. (3) dapat menjadi wawasan dan intelektulual peneliti selanjutnya.
PENGARUH PENGUNGKAPAN ESG DAN INVESTASI LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN INISIATIF HIJAU SEBAGAI VARIABEL MODERASI Bella Oktavia Sari Bella; Etty Murwaningsari
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.17896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis hubungan antara pengungkapan ESG (Environmental, Social, dan Governance) dan investasi lingkungan terhadap kinerja perusahaan dengan inisiatif hijau sebagai variabel moderasi pada perusahaan-perusahaan sektor basic material, energy, dan properties & real estate yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2021. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 162 selama periode tahun 2021. Metode analisis data yang dipakai menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil dari pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengungkapan ESG berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perusahaan, sementara investasi lingkungan tidak berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan. Variabel inisiatif hijau tidak mampu memoderasi pengaruh pengungkapan ESG terhadap kinerja perusahaan, tetapi mampu memoderasi pengaruh investasi lingkungan terhadap kinerja perusahaan.