Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Media Sosial Instagram Sebagai Strategi Digital Marketing Farah Kamila Dewi; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.038 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4175

Abstract

Abstract. The development of technology is currently growing rapidly, one of which is the internet, the Internet has a communication medium currently entering the world of competition. This competition arises with increasingly sophisticated technology, namely digital marketing.The application of digital marketing communications requires proper management of the digital media used by the company. Basically social media management will make it easier for business actors, managing social media is not just posting but can interact with consumers so that companies can listen to what consumers want. The unique thing in this research is that @caprotibuaya posts an instastory at least five times a day, then posts on feeds at least one upload a day, and finally for content using the reels feature which is done intensely once a month. The location of this research is Jalan Cilaki. The research subjects are CEO @caprotibuaya Hariztsani, content marketing Dara Yudha and consumers who follow Instagram @caprotibuaya. The purpose of this research is to find out the process of distributing content, the interactions that are built, managing content, and the reasons for using social media for digital marketing activities. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques are used through interviews, observation, and documentation. The results of this research @caprotibuaya make interactions in terms of service, provide responsiveness to reply to consumers, and repost through Instagram social media. @caprotibuaya shares content with a campaign in the program, @caprotibuaya makes discounts related to the products offered and @caprotibuaya uses influencers to convey a message. Furthermore, @caprotibuaya manages content by making plans, and @caprotibuya uses several content features such as feeds, reels, and stories besides @caprotibuaya manage time to respond to consumers. Finally, @caprotibuaya using Instagram as a digital marketing social media has had a big enough impact, getting awareness and engagement is quite high and the target market is using Instagram more. Abstrak. Perkembangan teknologi saat ini berkembang pesat, salah satunya internet, Internet memiliki media komunikasi yang saat ini memasuki dunia persaingan. Persaingan ini muncul dengan teknologi yang semakin canggih, yaitu digital marketing. Penerapan komunikasi pemasaran digital ini diperlukan pengelolaan yang tepat terhadap media digital yang digunakan oleh perusahaan. Pada dasarnya pengelolaan media sosial akan mempermudah para pelaku usaha, mengelola media sosial tidak hanya sekedar memposting tetapi kita dapat berinteraksi dengan konsumen agar perusahaan bisa mendengarkan apa yang diinginkan oleh konsumen. Hal unik pada penelitian ini yaitu @caprotibuaya memposting sebuah instastory minimal lima kali sehari, selanjutnya posting pada feeds minimal sehari satu kali upload, dan yang terakhir untuk konten menggunakan fitur reels dilakukan secara intens selama sebulan sekali. Lokasi penelitian ini terletak di Jalan Cilaki. Subjek penelitian yaitu CEO @caprotibuaya Hariztsani, konten marketing Dara Yudha dan konsumen yang mengikuti akun instagram @caprotibuaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses penyebaran konten, interaksi yang dibangun, pengaturan konten, dan alasan penggunaan media sosial untuk kegiatan digital marketing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini @caprotibuaya melakukan bentuk interaksi dari segi pelayanan, memberikan responsif untuk membalas konsumen, dan melakukan repost melalui media sosial Instagram. @caprotibuaya membagikan sebuah konten dengan campaign pada program tersebut @caprotibuaya melakukan diskon terkait produk yang ditawarkan dan @caprotibuaya menggunakan influencer untuk menyampaikan sebuah pesan. Selanjutnya @caprotibuaya mengatur konten dengan membuat planning, @caprotibuya menggunakan beberapa fitur konten seperti feeds,reels dan story selain itu juga @caprotibuaya mengatur waktu untuk merespon konsumen. Terakhir @caprotibuaya menggunakan media sosial Instagram sebagai digital marketing sudah mempunyai impact yang cukup besar, mendapatkan sebuah awareness dan engagement sudah cukup tinggi dan target market lebih banyak menggunakan Instagram.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Kedai Kopi @critoe_ Shahreyhan Adhiesa; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5547

Abstract

Abstract. Currently the culinary business is experiencing very significant growth, one of which is in the city of Bandung. This can be seen from the increasing number of new restaurants and cafes opening in the city of Bandung. In addition to cafes, coffee shops are one part of the culinary industry that is in great demand today. With the development of this business, consumers are faced with many choices, therefore manufacturers are competing to attract the attention of consumers by providing the best possible service, and offering a diverse and varied menu. Critoe Coffee is a business engaged in the culinary industry, especially coffee shops. In running a business, each business actor certainly has different strategies and marketing communication activities. Critoe Coffee itself utilizes the digital marketing function in conducting marketing communications, namely through social media Instagram, where they are able to attract many consumers, and increase sales in the midst of a lot of the same business competition. This study aims to determine the packaging of sales promotion programs and messages, implement sales promotion programs, and the reasons for using Instagram as a sales promotion activity. This research uses qualitative research with a case study approach. In collecting data, the researcher used interview, observation, and documentation techniques. The results of the research obtained indicate that the sales promotion program implemented by Critoe Coffee on Instagram social media is effective, on target, and successful in increasing product and consumer sales. This is evidenced by the number of consumers who come to the place during the promotion program. Meanwhile, the obstacles faced by Critoe Coffee are the number of similar coffee shops that offer various kinds of sales promotions. Abstrak. Saat ini bisnis kuliner mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, salah satunya di kota Bandung. Hal itu bisa terlihat dari meningkatnya jumlah rumah makan maupun kafe baru yang buka di kota Bandung. Selain kafe, kedai kopi menjadi salah satu bagian dari industri kuliner yang banyak diminati saat ini. Dengan perkembangan bisnis tersebut, konsumen dihadapkan pada banyak pilihan oleh karena itu produsen berlomba-lomba menarik perhatian konsumen dengan memberikan pelayanan yang sebaik mungkin, dan menawarkan menu yang beragam serta variatif. Critoe Coffee merupakan sebuah bisnis yang bergerak di industri kuliner khususnya coffee shop. Dalam menjalankan bisnis, setiap pelaku usaha tentu memiliki strategi serta kegiatan komunikasi pemasaran yang berbeda-beda. Critoe Coffee sendiri memanfaatkan fungsi pemasaran digital dalam melakukan komunikasi pemasaran yakni melalui media sosial Instagram, dimana mereka mampu memikat banyak konsumen, serta meningkatkan penjualan ditengah banyaknya persaingan bisnis yang sama. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengemasan program dan pesan promosi penjualan, mengimplementasikan program promosi penjualan, dan alasan menggunakan media Instagram sebagai kegiatan promosi penjualan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang didapat, menunjukkan bahwa program promosi penjualan yang diimplementasikan Critoe Coffee di media sosial instagram dikatakan berlangsung secara efektif, tepat sasaran, dan berhasil dalam meningkatkan penjualan produk dan konsumen. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya konsumen yang datang ke tempat tersebut pada saat program promosi berlangsung. Sedangkan hambatan yang dihadapi oleh Critoe Coffee yakni banyaknya kedai kopi sejenis yang menawarkan berbagai macam jenis promosi penjualan.