Hasyuni Harti
SMP Negeri 15 Padang Sumatera Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RPP MELALUI KEGIATAN IHT (IN HOUSE TRAINING) Hasyuni Harti
Ensiklopedia Education Review Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 No 2 Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v4i2.1401

Abstract

Penelitianinibertujuanuntuk:1)Untukmengetahuilangkah-langkahpelaksanaankegiatanIHT dalammenyusunRPPuntukmeningkatkankompetensiprofesionalgurubagigurudiSMPN 15 Padang dalammelaksanakanpembelajaran.2)Untukmengetahuipeningkatan kompetensigurudiSMPN 15 Padang dalamMenyusunRencanaPelaksanaan Pembelajaran melalui kegiatan IHT. Subyek penelitian ini adalah semua guru SMPN 15 Padang. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Langkah-langkah pelaksanaan IHT guna meningkatkan kompetensi profesional guru dalam Menyusun RPP di SMPN 15 Padang adalah sebagai berikut: (a) Menyampaikan pengumuman kepada guru tentang akan dilaksanakannya kegiatan IHT mengenai penyusunan RPP; (b) Mempersiapkan materi bimbingan berupa pelaksanaan pembelajaran disertai simulasinya; (c) Mempersiapkan instrumen IHT; (d) Melaksanakan kegiatan IHT dengan tidak mengganggu kegiatan pembelajaran; dan e) Melaksanakan pengamatan di kelas saat dilaksanakan kegiatan pembelajaran oleh guru; dan 2) IHT dapat meningkatkan kompetensi profesional guru SMPN 15 Padang dalam menyusun RPP. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kompetensi profesional guru baik dalam tahap persiapan maupun pelaksanaan. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya ketercapaian kompetensi dari sebesar 69,58 pada kondisi awal, menjadi sebesar 72,81 pada akhir tindakan Siklus 1, dan meningkat menjadi 83,13 pada tindakan Siklus II.