This Author published in this journals
All Journal Ners Muda
Herawati Gunawan
Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Murottal Qur’an Surah Ar- Rahman Menurunkan Tingkat Kecemasan Pasien Pre-Operasi Katarak Herawati Gunawan; Mariyam Mariyam
Ners Muda Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v3i2.8974

Abstract

Kecemasan dapat muncul pada pasien yang akan melakukan prosedur operasi. Hal itu menjadi dapat menjadi stressor yang dapat meningkatkan kecemasan seseorang. Penanganan kecemasan yang dapat dilakukan salah satunya dengan teknik distraksi menggunakan terapi audio murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre-operasi katarak. Metode studi kasus ini menggunakan deskriptif study dengan pendekatan asuhan keperawatan yang melibatkan 2 subjek yaitu pasien yang mengalami kecemasan ketika menjalani operasi katarak untuk pertama kalinya pada periode bulan Oktober 2021. Terapi murottal dilakukan menggunakan headphone dengan durasi 15 menit dan volume 60 desibel sebelum menjalani prosedur operasi. Hasil evaluasi didapatkan adanya penurunan skor ansietas setelah dilakukan terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman. Perubahan skor ansietas dan penurunan nilai hemodinamik terjadi pada seluruh subjek studi kasus.Masalah keperawatan ansietas berhubungan dengan krisis situasional : tindakan operasi teratasi sebagian. Lantunan Al-Quran Surah Ar-Rahman mampu menstimulus untuk di produksinya hormon endorfin alami dan mnstimulus saraf parasimpatik jadi hasil akhirnya berupa penurunan kecemasan ditandai dengan pasien yang merasakan efek relaksasi dan nyaman serta penurunan nilai tekanan darah dan denyut nadi. Berdasarkan kesimpulan tersebut saran yang dapat diberikan yaitu mengajarkan pasien dan memotivasi pasien agar dapat menerapkan secara mandiri dalam menurunkan kecemasan pasien.