Tengku Aisyah Asyari
Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Masyarakat terhadap Agroforestri pada Lahan Gambut di Provinsi Riau Muhammad Mardhiansyah; Tengku Aisyah Asyari; Viny Volcherina Darlis; Harsanto Mursyid
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 5 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v5i1.22124

Abstract

Lahan gambut di Provinsi Riau dapat dimanfaatkan dan dikelola di bidang pertanian dengan menerapkan sistem agroforestri, Salah satunya di Desa Dayun yang terletak di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Desa Lalang yang terletak di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, dan Desa Lalang Tanjung yang terletak di Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Faktor yang mendukung untuk menerapkan sistem agroforestri ialah sistem agroforestri berupa jenis produk yang dihasilkan yang sangat beragam dibanding, namun pengembangan agroforestri dipengaruhi oleh tanggapan masyarakat atau persepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat terhadap agroforestri pada lahan gambut di Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode snowball sampling dan pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap agroforestri pada lahan gambut di Provinsi Riau dapat dilihat dari pola penanaman dan pemilihan jenis tanaman agroforestri yang sesuai pada lahan gambut. Masyarakat juga beranggapan bahwa agroforestri pada lahan gambut sudah memberikan kontribusi baik dari aspek sosial ekonomi maupun ekologi. Adanya beberapa tanggapan/persepsi mengenai pertimbangan dan persiapan dalam menerapkan agroforestri pada lahan gambut. Masyarakat juga memberikan tanggapan yang baik terhadap keberlanjutan agroforestri dan berharap agroforestri dapat diterapkan seterusnya.