Pemikiran Sufistik Al-Ghazali tentang ‘ilm al-yaqin menuju ma’rifat. Problem akademik penelitian ini adalah sebuah pengetahuan ‘ilm al-yaqin yang digagaskan oleh Al-Ghazali yakni keberadaan daripada ilmu itu tanpa menyisakan adanya keraguan sedikitpun, sehingga seorang salik dapat mencapai derajat ma’rifat. Dalam khazanah kajian tasawuf terdapat beberapa tema yang sering diperbincangkan, salah satu diantaranya adalah teori sufistik mengenai Ma’rifat. Berangkat dari diskursus ini, Al-Ghazali mencari titik tolak keyakinan yang dicarinya dari keraguan menuju keimanan dalam memperoleh kebenaran dan hakikat ilmu pengetahuan. Dengan menjadikan tasawuf sebagai sarana untuk mengenal Allah SWT, untuk memperoleh kebahagiaan yang hakiki. Ada tiga fokus kajian dalam penelitian ini, yaitu Bagaimana pemikiran sufistik Al-Ghazali tentang ‘ilm al-yaqin, Bagaimana pemikiran sufistik Al-Ghazali tentang ma’rifat, dan Bagaimana langkah-langkah keyakinan Al-Ghazali menuju ma’rifat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan filsafat dan hermeneutik. Sumber data primer yang digunakan adalah kitab Ihya’ Ulumuddin, Al-Munqidz min Ad-Dhalal, Minhajul Abidin, dan terjemahannya, sumber data sekunder dari beberapa buku, karya ilmiah dan penelitian terkait. Penelitian ini menghasilkan konklusi sebagai berikut:1) Pengetahuan ‘ilm al-yaqin menurut Al-Ghazali adalah sesuatu yang dapat diketahui secara eksplisit tanpa menyisakan adanya keraguan. 2) Ma’rifat menurut Al-Ghazali adalah pengenalan manusia akan Tuhannya. Sehingga menjadi tujuan akhir yang harus dicapai manusia sekaligus sebagai bentuk kesempurnaan tertinggi dalam memperoleh kebahagiaan yang hakiki. 3) Adapun langkah-langkah keyakinan Al-Ghazali menuju ma’rifat adalah pengetahuan yang hakiki didatangkan melalui mujahadah, isyraqiyah atau dzawq dan kasyfiyah. Dengan mengenal Allah Swt. manusia dapat mengetahui hakikat daripada ilmu pengetahuan. Sehingga manusia mampu mencapai derajat ma’rifat. Demikian, pemahaman tentang Allah SWT akan bertambah seiring dengan bertambahnya pengetahuan dan pengenalannya terhadap Tuhan-Nya.