p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL KEBIDANAN
Putu Sukma Megaputri
Program Studi Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Balita di Masa Pandemi COVID-19 Karlina sumiari tangkas; Ni Luh Astrini; Putu Sukma Megaputri; Putu Dian Prima Kusuma Dewi
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan September 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i2.1034

Abstract

Posyandu merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap bulan guna memberdayakan dan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Balita merupakan target utama dalam kegiatan posyandu. Akibat terjadinya pandemic COVID-19 yang melanda dunia saat ini menyebabkan pelaksanaan posyandu mengalami kendala akibat diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) atau pshycal distancing. Tujuan Penelitian ini dilaksanakan guna mengetahui bagaimana dampak pandemic COVID-19 terhadap pelaksanaan kegiatan posyandu sebelum dan saat masa pandemic covid di Desa Kayuputih. Metode pengumpulan data dilakukan kegiatan pengumpulan data sekunder dari data Register SIP dan kohort Balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kunjungan balita ke posyandu di Desa Kayuputih pada penurunan pada kunjungan baiita (37,7%), pemantauan pertumbuhan balita (53,3%), dan pemberian vitamn A (12,14%) sebelum pandemi dan saat pandemi COVID-19. Secara keseluruhan terjadi penurunan capaian kegiatan posyandu sebelum dan saat pandemic COVID-19 akibat ditutupnya kegiatan posyandu. Saran diberikan Kepada petugas Kesehatan setempat agar tetap melakukan pemantauan dengan memanfaatkan media social (whatssapp group) dalam melakukan sosialisasi dan pemantauan terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita yang ada di wilayahnya, Pemerintah daerah mendukung dengan lebih mengaktifkan satgas covid desa agar dalam pelaksanaan posyandu, protokol kesehatan tetap diterapkan serta masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam pelaksanaan posyandu di masa pandemi COVID-19 agar bayi dan balita terhindar dari penularan namun dapat terpantau status kesehatannya secara optimal.