This Author published in this journals
All Journal SMATIKA
Tri Y. Eveline Tias A. Indarwati, Tri Y. Eveline Tias A.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Perbandingan Adaptasi Penggunaan Media Sosial Dengan Analisa Diskriminan Indarwati, Tri Y. Eveline Tias A.
SMATIKA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : SMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berisi tentang kajian perilaku pengguna (user) terhadap penggunaan Facebook dan Twitter yang berbasis web. Responden adalah mahasiswa di sekolah tinggi komputer sebagai pengguna (user) mediasosial Facebook dan Twitter. Penelitian ini mencoba melihat perbedaan antara kelompok pengguna sosialmedia facebook dan twitter dilihat dari Technology Acceptance Model (TAM ) yang terdiri dari variabelperceived ease of use, computer self afficacy, perceived usefulness  dan Usability (navigation, presentation,learnability, task supports). Variabel Perceived ease of use yang merupakan faktor dari TechnologyAcceptance Model (TAM )  yang membedakan kedua sosial media tersebut. Hal ini terkait dengan fungsisosial media yang digunakan oleh berbagi kalangan dimana kemudahan akses dan penggunaannya akanberpengaruh besar pada jumlah penggunanya. Terbukti dengan jumlah pengguna facebook lebih besardaripada twitter.  Variabel Computer self efficacy sebuah sosial media terkait dengan kemudahan dan keterampilan penggunanya untuk menguasai fitur-fitur yang tersedia. Hal ini dapat dilihat bagaimana para penggunasecara terampil menggunakan firtur-fitur sosial media untuk banyak hal tidak hanya untuk pertemanan sajatetapi berkembang misalnya digunakan untuk bisnis online yang banyak menjamur saat ini. Variabel TaskSupport sebagai faktor dari Usability membedakan bagaimana pengguna sosial media facebook dan twitterdalam memanfaatkan fitur-fitur yang ada di dalamnya. Tingkat kustomisasi Facebook yang merupakansosial media berbentuk situs web memberikan beragam fitur yang lebih banyak dimanfaatkan olehpenggunanya jika dibandingkan twitter. Model diskriminan yang terbentuk ternyata valid untuk digunakankarena tingkat ketepatannya cukup tinggi yaitu 75,5%.