Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN ANEKA KERIPIK KEARIFAN LOKAL DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KELURAHAN TONATAN Meilani Rohmelia Dewi; Wahyu Linda Setianingsih; Ria Anggelia Putri; Eliana Hayu Saputri; Alpina Diah Ayu Marsela Wati; Nabila Putri Utami; Niken Sitoresmi Wulandari; Arta Ekayanti
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.36997

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produk keripik kearifan lokal di kelurahan Tonatan yang dibangun dengan kolaborasi antara masyarat dan perguruan tinggi. Masyarakat di kelurahan Tonatan memiliki banyak usaha pengolahan pangan seperti keripik namun dalam pemasarannya belum mengimplentasikan digital marketing dengan baik. Potensi sumber daya manusia, pemanfaatan hasil perkebunan dan pertanian, industri kecil emping melinjo, lempeng ketan hitam ketan hitam, brangkal, dan juga perdagangan cukup menjanjikan sebagai sumber pendapatan masyarakat di Kelurahan Tonatan. Sangat diperlukan penguasaan strategi pemasaran, kemampuan manajemen, wawasan kewirausahaan, maupun kemampuan digital marketing pelaku usaha untuk menjaga kesinambungan dari usaha ini. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahapan yaitu pra pelatihan, kegiatan pelatihan dan pendampingan pasca pelatihan. Pada kegiatan prapelatihan dilakukan analisis kondisi awal dari para pelaku UMKM lempeng ketan hitam, brangkal dan emping melinjo. Pada tahap pelatihan diberikan materi terkait digital marketing. Sedangkan pada tahap pendampingan pasca pelatihan yaitu dilakukan pendampingan secara intensif terkait implementasi konsep digital marketing dalam menjalankan usaha. Kegiatan ini memberikan hasil yang memuaskan, terlihat dari para pelaku UMKM yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan. Melalui kegiatan pelatihan ini para pemilik UMKM mengetahui strategi pemasaran dan digital marketing yang baik untuk memperluas pasar. Para pelakuĀ UMKM mencoba memasarkan produknya melalui platform digital seperti shopee. Disamping itu, dampak yang lain yaitu terjadinya peningkatan omset penjualan dari para pelaku usaha, yaitu lempeng ketan hitam mengalami kenaikan omset sebesar 10%, brangkal 7% serta emping melinjo 10%
An Analysis of Student Learning Barriers for Elementary School Students in Understanding Mathematical Concepts of Fractions Meilani Rohmelia Dewi; Jumadi; Wahyudi
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v10i1.21576

Abstract

This study aims to: (1) describe the achievement of indicators for understanding students' mathematical concepts about fractions. (2) Describe the learning barriers that occur in students and the factors that cause them to understand the mathematical concept of fractions. This research is a qualitative descriptive study conducted in class IV MI Darul Muttaqin Sukomangu, with a total of 10 students. All students are given a test to measure the achievement of indicators of understanding the concept. The test results are then grouped into 3 categories, namely high, medium, and low. From each category, interview subjects were selected with the criteria of not achieving some or all of the indicators of understanding the concept and having good communication skills. This interview aims to determine the learning barriers that occur and the factors that cause them. The data analysis technique was carried out in three stages, namely data condensation, data presentation, and conclusion. The test results show that 4 students fall into the category of high concept understanding, 3 students in the medium category, and 3 students in the low category. In the results of the interview, it was found that there were learning barriers, namely ontogeny and epistemological barriers. The most dominant obstacle is the ontogeny barrier with indicators of lack of concentration when learning begins. In addition, the most dominant factor was found, namely internal factors in the form of emotional aspects or wrong attitudes, namely lack of learning.