Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BERGERAK DENGAN HATI MENJADI NILAI MODAL SOSIAL K¬¬OMUNITAS JAKARTA MENGABDI Syahlazka Efrilia, Zahra; Salim, Kamaruddin
Ilmu dan Budaya Vol. 46 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengaruh dari motto Komunitas Jakarta Mengabdi yaitu, bergerak dengan hati sebagai modal sosial yang ditanamkan dalam diri setiap anggota di komunitas Jakarta Mengabdi. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial Manuel Castells dan Francis Fukuyama. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data wawancara dan studi pustaka. Subjek penelitian ini yaitu anggota Komunitas Jakarta Mengabdi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa dalam menjalankan setiap kegiatannya, para anggota Komunitas Jakarta Mengabdi menjadikan motto komunitas mereka sebagai pedoman dalam melaksanakan setiap kegiatan pengabdian. Selain itu, dalam penelitian ini para narasumber juga mengatakan bahwa dengan menjadi bagian dari Komunitas Jakarta Mengabdi, jaringan sosial mereka menjadi bertambahb besar. Dalam konteks modal sosial, nilai "bergerak dengan hati" mencerminkan pentingnya empati, kejujuran, dan niat baik dalam membangun kerja sama sosial. Saat individu dalam masyarakat bertindak berdasarkan hati nurani dan kepercayaan, hubungan antarindividu menjadi lebih solid dan tulus. Dengan demikian, kerja sama tidak hanya didorong oleh manfaat ekonomi semata, tetapi juga oleh rasa tanggung jawab moral dan sosial terhadap sesama.
RELAWAN POLITIK DALAM SIRKULASI ELITE POLITIK DI INDONESIA PASCA-ORDE BARU Riswan, Cleorisa Cheguevara; Setia Budi, Rahardian Putra; Salim, Kamaruddin
Jurnal GeoCivic Vol 7, No 1 (2024): EDISI APRIL
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/geocivic.v7i1.8188

Abstract

The focus of this research is related to political volunteers in the circulation of post-Orba political elites. Political volunteers are individuals who have institutionalized themselves in interest groups who play as an active role in political activities, both independently and in an organized manner. The involvement of political volunteers in the circulation of power elites in Indonesia marked the change from New Order politics to the Reform Order. As Vilfredo Pareto said, the circulation of elites in power is the process of replacing political leadership in a country or government. The results of this research portray that political volunteers have developed into important actors in political contestation and are able to influence the course of Indonesian political dynamics. Those factors of involving political volunteers include social change, advances in information technology, and shifts in political culture. The strength of political volunteers as a shadow party actually has several important points, first, having a flexible and broad social network. Second, become an influencer who is able to determine and control young and independent people. Third, groups are free to determine political attitudes. Fourth, political volunteers become a balancing group for the power of the bureaucracy and political parties. Fifth, the volunteer group comes from a generation that is literate in information technology, which then becomes the basis of their power in politics.
PARTISIPASI RELAWAN SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PEMUDA PEDULI DKI JAKARTA Salim, Kamaruddin
Jurnal Wahana Bina Pemerintahan Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pengembangan Studi Pemerintahan Program Pascasarjana Magister(S2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55745/jwbp.v6i1.166

Abstract

Fokus penelitian terkait partisipasi relawan sosial dalam pemberdayaan Masyarakat. Relawan sosial hadir sebagai aktor yang terlibat aktif dalam Pembangunan. Keberadaan relawan yang berhimpun dalam Komunitas Pemuda Peduli Jakarta (KPPJ) bekontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat. KPPJ merupakan organisasi sukarela yang menggeluti isu sosial, pendidikan dan pelatihan serta pengembangan karakter anak-anak di wilayah DKI Jakarta. Pemberdayaan yang dilakukan Pemuda Peduli merupakan bentuk tindakan rasional dan tindakan berorientasi nilai bila merujuk konsep Max Weber. Tindakan meliputi keseluruhan, peran relawan sosial menjadi kunci keberhasilan pemberdayaan yang dilakukan KPPJ. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisa, pengumpulan data, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan yang dilakukan oleh KPPJ menjadi tindakan sosial yang rasional dan nyata. Pertama, menghadirkan program KITA PEKA untuk kesadaran kolektif untuk mencapai tujuan sosial. Kedua, menghadirkan program yang membumi sesuai kebutuhan anak muda melalui pendidikan gratis. Ketiga, aktif melakukan penyadaran kepada para siswa agar pintar menggunakan gadget. Keempat, menghadirkan rasa cinta dan peduli pada lingkungan.