Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Healthy-Mu Journal

Pengaruh Pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® Terhadap VO2 Maks Pada Mahasiswa JPOK Huldani Huldani
Healthy-Mu Journal Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v1i2.915

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui keefektifan pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® sebelum latihan. Multivitamin Fatigon Spirit® adalah beberapa multivitamin yang beredar di masyarakat dan diklaim dapat meningkatkan ketahanan kerja dan mengurangi kelelahan. Penilaian kapasitas oksigen maksimal sangat penting untuk memonitor kemampuan daya tahan kardiovaskuler, pernafasan dan otot seseorang sehingga dapat menjadi acuan dalam mempertahankan dan meningkatkan kesegaran jasmaninya. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan non probability purposive sampling dengan besar sampel berjumlah 35 orang laki-laki mahasiswa JPOK UNLAM Banjarbaru yang mempunyai rentang usia 19-23 tahun. Bahan penelitian menggunakan Multivitamin Fatigon Spirit® yang dikonsumsi 1 jam sebelum dilakukan latihan Multistage fitness test. Penelitian bersifat kwasi pre test-post test design dengan metode single blind. Data yang didapatkan akan dianalisis secara statistik dengan komputerisasi menggunakan program Statistical package for Social Science (SPSS) dengan metode statistik Uji T berpasangan dengan dilakukan uji normalitas sebelumnya. Hasil statistik tersebut menujukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® atau dengan kata lain pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® efektif dalam meningkatkan kapasitas oksigen maksimal.
Hubungan Ketidaksesuaian Tinggi Kursi Kerja Terhadap Keluhan Back Pain Pada Penjahit Pakaian Di Pasar Bauntung Martapura Huldani Huldani
Healthy-Mu Journal Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v2i1.923

Abstract

Prinsip-prinsip ergonomi belum banyak diterapkan pada sektor kerja informal, salah satunya penjahit pakaian. Ketidaksesuaian ukuran alat kerja dan antropometri penjahit, seperti penggunaan kursi kerja terlalu tinggi atau terlalu rendah berisiko menyebabkan terjadinya keluhan pada penjahit terutama pada komponen tulang belakang (back pain). Untuk mengetahui hubungan ketidaksesuaian tinggi kursi kerja terhadap keluhan back pain pada penjahit pakaian, telah dilakukan penelitian bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 orang yang diambil dengan teknik Quota Sampling. Penelitian dilakukan di Pasar Bauntung Martapura pada bulan Maret-November 2011. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran tinggi kursi kerja dan tinggi lipat lutut serta wawancara. Hasil penelitian didapatkan 23 responden (77%) menggunakan tinggi kursi kerja yang tidak sesuai dan 13 responden (43%) mengalami keluhan back pain. Analisis chi-square dengan derajat kepercayaan 95% didapatkan p=0,010 antara ketidaksesuaian tinggi kursi kerja terhadap keluhan back pain. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara ketidaksesuaian tinggi kursi kerja terhadap keluhan back pain pada penjahit pakaian di Pasar Bauntung Martapura.