Lisa Lailatannur
Klinik Utama Rawat Jalan ASC

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Status Gizi Pada Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini Dimasa Pendemi COVID-19 Lisa Lailatannur
Journals of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i4.2051

Abstract

Status gizi merupakan keseimbangan antara asupan manusia dengan kebutuhan gizi. Status gizi merupakan manifestasi dari keseimbangan tubuh antara asupan dan kebutuhan gizi. Status gizi yang baik akan mempengaruhi kesehatan dan perkembangan yang optimal. Status gizi adalah keadaan tubuh (berpengalaman, kurang, baik, atau lebih) setelah makan dan menggunakan zat gizi. Penelitian ini ditulis menggunakan metode penelitian desktiptif kualitatif, dengan pendeketan cross sectional. Peneliti menganalisis pertumbuhan anak dengan mengolah data yang diperoleh dari sampel dan orang tua sampel mengenai kenaikan berat badan rata-rata dalam 1 tahun terakhir dan tinggi badan anak saat ini,keaktifan dalam mengikuti program pembelajaran,menganalisis kemampuan yang dimiliki anak sesuai usia. pengaruh status gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita bersifat multidimensi dan bertanggung jawab terhadap kasus gizi buruk di Indonesia. Gizi kurang dipengaruhi oleh asupan makanan yang tidak memadai, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, tetapi hal ini tidak secara mutlak mengarah pada malnutrisi pada pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Efek ini diungkapkan oleh temuan dari studi mikroskopis menilai status gizi pada anak usia dini
HAND, FOOT AND MOUTH DISEASE: A REVIEW Lisa Lailatannur
Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal) Vol 12, No 1 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO (DIPONEGORO MEDICAL JOURNAL)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/dmj.v12i1.36775

Abstract

Abstract Background: Hand, foot and mouth disease or HFMD is a common childhood infectious disease mainly caused by coxsackievirus A16 (CVA 16) and enterovirus 71 (EV71). This HFMD disease can spread throughout the world and also cause outbreaks. Occurrence of this disease is mostly reported in the summer and fall. However, in Indonesia itself, HFMD is still not getting enough attention due to its self-limiting nature, so there is not enough epidemiological data.Objective: This research was conducted to find out the description of hand, foot, and mouth disease or HFMD.Methods: Conducting a literature review of previous journal articles related to hand, foot, and mouth disease or HFMD.Results: HFMD caused by coxsackievirus A16 or CVA16 and enterovirus 71 or EV71 which are self-limiting. Contact with saliva, fluids, and feces of HFMD patients can trigger transmission. Meanwhile, vaccines and antivirals have not been found that can be a way to treat and prevent EV71.Conclusion: One solution that is considered effective for preventing HFMD is to always practice clean living. Keywords: Hand, foot and mouth disease; HFMD; eEV71; CVA16; A16